Selasa, 13 Januari 2026
Home, News  

Warga Buluri dan Silae Kota Palu Bersitegang, Polisi Bergerak Cepat Meredam

Palu, Teraskabar.id– Warga Kampung Silae dan Kampung Buluri bersitegang dan masing-masing membentuk konsentrasi massa di Jalan Diponegoro, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu malam (15/2/2025).

Insiden ini berawal dari selisih paham yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menyikapi kondisi tersebut, Tim Patra Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengahbergerak cepat meredam ketegangan antara kedua kelompok warga tersebut.

Tim Patra yang tengah berpatroli, langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan tim patroli Polresta Palu untuk menenangkan situasi. 

Selain itu, tim juga membantu membubarkan kerumunan warga yang berkumpul di jalan Trans Sulawesi, yang sempat menghambat arus lalu lintas. 

Setelah situasi terkendali, patroli dilanjutkan ke Jl. Sungai Lariang dan Jembatan Lalove guna memastikan keamanan wilayah tetap terjaga.

Keesokan paginya, Ahad (16/2/2025), Tim Patra melanjutkan patroli religi dan daerah rawan di beberapa gereja, termasuk Gereja Santa Paulus, Gereja Dome of Bethany di Jalan Sulawesi, serta Gereja GPPS di Jalan Jenderal Sudirman. 

Patroli juga mencakup Jalan Yos Sudarso dan kawasan wisata Kampung Nelayan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Dansatbrimob Polda Sulteng, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan. 

“Kami terus berupaya mengedepankan tindakan preventif agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Patroli ini juga menjadi bagian dari langkah kami dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya.

Dengan respons cepat dan kehadiran aktif di tengah masyarakat, Tim Patra Satbrimob Polda Sulteng kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam menjaga kondusivitas Kota Palu. (red/teraskabar)

  Persiapan Muswil VI KAHMI Sulteng Rampung, Presidium dan Pengurus Majelis Nasional akan Hadir