Minggu, 25 Januari 2026
Home, News  

Metode Transaksi Digital QRIS Sudah Tak Asing bagi Pedagang Pasar Ramadan di Palu

Metode Transaksi Digital QRIS Sudah Tak Asing bagi Pedagang Pasar Ramadan di Palu
Wakil Wali Kota saat menjadi salah satu  narasumber dalam dialog "Fokus Kita” yang disiarkan RRI Palu pada Kamis (13/03/2025) di studio Pro 1 RRI Palu. Foto: Diskominfo Palu

Palu, Teraskabar.id – Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Palu terus berupaya memberdayakan UMKM selama bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi melalui penyelenggaraan Pasar Ramadan di beberapa titik strategis.

“Banyaknya UMKM yang kini berkembang pesat mendorong Pemerintah Kota Palu untuk memberi mereka ruang di Pasar Ramadhan. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” ujar Wakil Wali Kota saat menjadi salah satu  narasumber dalam dialog “Fokus Kita” yang disiarkan RRI Palu pada Kamis (13/03/2025) di studio Pro 1 RRI Palu.

Dialog ini mengangkat tema “Pemberdayaan UMKM di Bulan Ramadhan (Pasar Ramadhan)” dan menghadirkan sejumlah narasumber lainnya. 

Beberapa lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan ini kata Imelda, adalah Lapangan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palu serta kawasan Universitas Tadulako.

Penyelenggaraan Pasar Ramadan ini berada di bawah pengawasan langsung Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu. 

Lebih lanjut, wakil wali kota menjelaskan bahwa Pasar Ramadan tidak hanya menjadi daya tarik bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga bagi masyarakat non-Muslim yang turut berbelanja.

Hal ini disebabkan oleh keberagaman produk yang ditawarkan serta jaminan kualitas yang diberikan oleh Pemerintah Kota Palu terhadap produk-produk yang dijual. 

“Selain memastikan standar produk yang dijual, kami juga menjamin ketersediaan bahan baku di pasar, sehingga harga kuliner di Pasar Ramadan tetap terjangkau bagi masyarakat,” tambah wakil wali kota.

Dalam hal sistem pembayaran, Wakil Wali Kota menyoroti bahwa hampir seluruh pedagang di Pasar Ramadan kini telah menggunakan QRIS sebagai metode transaksi digital, memberikan kemudahan bagi para konsumen dalam berbelanja. 

  Bawaslu Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Penetapan Paslon Pilwakot Palu 2024

Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah, Ronny Hartawan, turut mengapresiasi perkembangan digitalisasi transaksi di Kota Palu.

Ia menyebut bahwa masyarakat Palu sudah cukup maju dalam memanfaatkan teknologi keuangan. 

“Per 11 Maret 2025, kami mencatat sudah ada 20.000 transaksi menggunakan QRIS. Ini menunjukkan tingkat adopsi yang luar biasa di masyarakat,” ungkap Ronny Hartawan. 

Dialog Fokus Kita ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube RRI Palu, memungkinkan lebih banyak masyarakat untuk mengikuti diskusi mengenai pemberdayaan UMKM di bulan Ramadan.

Turut hadir dalam diskusi ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Ronny Hartawan, serta Ketua Tangan Di Atas (TDA) Wilayah Sultenggobar, Bahar Sadikah. (red/teraskabar)