Selasa, 27 Januari 2026
Home, News  

Pasar Ramadan di Palu Utara, Wawali Imelda: Momen Tingkatkan Kepedulian Sosial

Pasar Ramadan di Palu Utara, Wawali Imelda: Momen Tingkatkan Kepedulian Sosial
Wawali Imelda Muhidin meninjau lapak para pedagang di Pasar Murah Ramadan 2025 di Kayumalue Ngapa Palu Utara, Senin (17/3/2025). Foto: Diskominfo Palu

Palu, Teraskabar.id – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE.,M.A.P., secara resmi membuka Pasar Murah Ramadan 1446 Hijriah di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, pada Senin (17/3/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu dalam rangka bulan suci Ramadan 1446 H.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Imelda berharap semoga dengan adanya pasar murah ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Wakil wali kota mengatakan bulan suci Ramadan adalah bulan penuh berkah yang menjadi momen bagi semua untuk meningkatkan kepedulian sosial dan saling berbagi.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa di bulan ini juga sering terjadi kenaikan harga bahan pokok akibat meningkatnya permintaan.

“Oleh karena itu, kehadiran pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau,” kata Wawali kota Palu.

Wawali Imelda mengapresiasi langkah Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu yang telah berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk distributor dan pelaku usaha, untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia dan harga tetap terkendali.

Menurut Wawali Imelda, upaya ini sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palu.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita belanja dengan bijak, membeli sesuai kebutuhan, dan tetap menjaga kebersamaan serta solidaritas sosial di antara kita,” ajak wakil wali kota. (red/teraskabar)

  Musyawarah Terbuka Sengketa Pilkada Parimo, Dokumen Kesimpulan Tak Dibacakan Para Pihak