Minggu, 25 Januari 2026
Home, Umum  

Dua Pendaki Wanita Disandra OTK di Gunung Uwentumbu Palu Berhasil Diselamatkan

Dua Pendaki Wanita Disandra OTK di Gunung Uwentumbu Palu Berhasil Diselamatkan
Ipaya pencarian dan evakuasi dua pendaki wanita yang disandera OTK di Gunung Uwentumbu, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Ahad malam (25/5/2025) sekitar pukul 02.00 Wita. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Dua pendaki wanita di gunung Poboya tambang lama, tepatnya di Dusun Uwentumbu, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan disandra oleh dua orang pelaku (OTK) menggunakan senjata tajam (Sajam) berupa parang, berhasil diselamatkan dan telah dievakuasi pada Ahad dinihari (25/5/2025) sekitar pukul 02.00 Wita.

Upaya penyelamatan terhadap korban terekam dalam video yang diunggah sejumlah media sosial Facebook.

Dalam video tersebut terlihat upaya pencarian dari warga bersama tim gabungan terdiri dari Babinsa Kawatuna Sertu Bahtiar Idsar dan tim Patroli Perintis Presisi dipimpin Perwira Pengawas IPDA Wiwin M, S.Ip dan Danton Patroli Perintis Presisi Aiptu Haerudin, beberapa jam setelah memperoleh laporan penyekapan dua pendaki wanita oleh dua OTK di Gunung Uwentumbu Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore.

Upaya penyelamatan berlangsung mencekam di tengah kondisi medan yang berbukit serta suasana gelap. Kedua pendaki terlihat dipapah saat turun dari gunung.

Salah seorang korban pendaki wanita dimintai keterangan oleh aparat kepolisian usai evakuasi. Foto: FB Info Kota Palu

Untuk diketahui, kedua wanita tersebut bersama dua pria sesama rekan pendaki, sedang mendaki gunung Uwentumbu Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Tim Patroli Perintis Presisi pada Sabtu (24/5/2025) sekitar pukul 23.00 Wita. Tim Patroli Perintis Presisi dipimpin Perwira Pengawas IPDA Wiwin M, S.Ip dan Danton Patroli Perintis Presisi Aiptu Haerudin memperoleh laporan dari dua rekan pendaki wanita yang berhasil melarikan diri.

Dari kedua pria rekan korban pendaki wanita melaporkan bahwa 2 OTK menggunakan sajam berupa parang, membacok salah satu pria rekan korban pendaki wanita dan mengenai bagian punggung korban.

Ke dua pria pendaki tersebut segera melaporkan peristiwa tersebut ke penjagaan Direktorat Samapta. Tim Patroli Perintis memperoleh laporan dari Penjagaan DIT Samapta, langsung menemui kedua korban dan segera melakukan pencarian yang disinyalir oleh teman korban masih disekap dan ditodong oleh pelaku.

  Pemkot Palu Segera Laporkan ke Menteri ATR/BPN Hasil Kunjungan Lapangan Eks Lahan HGB

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari dikonfirmasi, Ahad (25/5/2025), mengakui masih mencari perkembangan datanya.

“Kami masih mencari data perkembangan,” kata Kompol Sugeng melalui pesan WhatsApp yang mengaku sedang mengikuti zoom meeting. (red/teraskabar)