Selasa, 13 Januari 2026

Pemprov Sulteng Segera Eksekusi Pembukaan Jalan Lembantogoa- Manggalapi- Salubanga

Pemprov Sulteng Segera Eksekusi Pembukaan Jalan Lembantogoa- Manggalapi- Salubanga
Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Palolo, Kabupaten Sigi, Kamis (5/6/2025). Foto: Media BERANI

Sigi, Teraskabar.id– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) akan segera mengeksekusi tahun ini terkait pembukaan akses jalan penghubung antara Desa Sausu Salubanga, Kecamatan Sausu tembus ke Dusun Manggalapi Desa Rejeki, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.

” Itu dia, sudah masuk perencanaan kami, saya sudah bicara dengan Bupati Parimo Erwin Burase dan Bupati Sigi Rizal Intjenae untuk membangun ruas jalan alternatif itu, tahun ini juga kita bikin perencanaanya,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Palolo, Kabupaten Sigi, Kamis (5/6/2025).

Gubernur Anwar Hafid mengaku sangat antusias menjadikan akses jalan penghubung  Lembantogoa-Manggalapi – Salubanga sebagai akses alternatif pengembangan wilayah pertanian dan perkebunan di sekitar dataran tinggi Palolo dan Parimo.

Harapanya, pembukaan akses jalan Lembantogoa- Manggalapi- Salubanga yang merupakan bentuk kolaborasi antara Menteri Transmigrasi, Pemda Sigi dan Parimo untuk mewujudkan program BERANI lancar, akan menjadi jalan alternatif untuk pembukaan lahan pertanian dan perkebunan potensial. Hal itu sejalan dengan upaya peningkatan pemanfaatan potensi sumber daya khususnya sektor ketahanan pangan melalui perluasan lahan pertanian dan perkebunan produktif di lokasi potensional.

Wilayah potensional di dataran tinggi Sausu Parimo dan Palolo Sigi  ini menurut Anwar Hafid, luasan lokasi pertanian dan perkebunan sangat luas dan potensial untuk dikembangkan, mengingat kultur tanah dan kondisi alam yang sangat cocok untuk pengembangan sektor ketahanan pangan.

Kondisi ruas jalan ke wilayah transmigrasi Palolo dan Lembantongoa sangat memprihatinkan, rusak tak beraspal dan berlubang-lubang serta kurang lebar.

Olehnya, pemerintah pusat melalui Menteri Transmigrasi, Pemprov Sulteng, Kabupaten Sigi dan Parimo kolaborasi mengurusi perbaikan ruas jalan dari Sigi tembus ke Parigi itu. Sehingga dapat membantu masyarakat meningkatkan potensi pertanian dan perkebunannya.

Ia mengatakan program BERANI Lancar itu untuk peningkatan potensi pemanfaatan sumber daya khususnya sektor ketahanan pangan, di mana diperlukan perluasan lahan pertanian dan perkebunan produktif di lokasi potensional seperti di Palolo dan Lembantongoa dan Salubanga Parigi.

  Rizal Intjenae Melayat ke Rumah Duka Warga Tongoa, Sampaikan Duka Mendalam

Potensi kekayaan alam yang dimiliki Sulawesi Tengah tambahnya, sangat banyak dan memiliki nilai ekonomis yang punya daya saing. Sayangnya akses transportasi menjadi salah satu kendala khususnya di daerah pelosok.

Untuk itulah, Gubernur Anwar Hafid berencana untuk mengembangkan wilayah potensi pertanian dan perkebunan di sekitar dataran tinggi Palolo dan Parimo yakni lembantogoa-Manggalapi – Salubanga melalui pembukaan akses jalan penghubung.

” Kalo untuk jalan tadi saya sudah bilang, kan 5 kilometer kemari ini, pak Menteri janji 2 kilo, saya 2 kilo, pak bupati 1 kilo, kita usahakan 2025 ini dibangun, karena ini dulu harus mulus bagus, kalo mulus ini dekat ini jaraknya,” kata anggota DPR RI Periode 2019-2024 itu.

Selaku Gubernur Sulteng, Anwar Hafid juga menyadari bahwa disekitar akses jalan yang direncanakan, statusnya masih kawasan hutan negara. Sehingga perlu diturunkan statusnya untuk kedepannya dapat diolah masyarakat.

“Perlu diusulkan penurunan status hutan dari hutan negara menjadi hutan produksi dengan status Area Penggunaan Lain ( APL), sehingga kelak dapat diolah masyarakat,” ujarnya.

Salah satu Program Sulteng NAMBASO adalah BERANI LANCAR, maka rencana pembukaan akses jalan tersebut bentuk implementasi program BERANI Lancar yang terus digaungkan Pemerintahan Anwar Hafid- Reny Lamadjido. (red/teraskabar)