Minggu, 25 Januari 2026

Merajut Harmoni Antardaerah Lewat Jamuan Makan Malam di Bumi Tepe Asa Moroso

Merajut Harmoni Antardaerah Lewat Jamuan Makan Malam di Bumi Tepe Asa Moroso
Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar jamuan welcome dinner bagi Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, beserta rombongan, yang datang dalam rangka mengikuti eksibisi pertandingan sepak bola persahabatan, Sabtu malam (21/6/2025). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.id– Malam itu, langit Kabupaten Morowalitampak bersahabat. Di Ruang Pola Kantor Bupati, cahaya lampu memantulkan kehangatan yang tak hanya terasa secara fisik, tetapi juga emosional. Sabtu (21/6/2025), Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar jamuan welcome dinner bagi Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, beserta rombongan, yang datang dalam rangka mengikuti eksibisi pertandingan sepak bola persahabatan.

Namun lebih dari sekadar pertandingan, malam itu menjadi panggung kecil bagi semakin hangatnya kedekatan antardaerah. Sambutan Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, membuka perjumpaan dengan nada penuh persahabatan.

“Morowali adalah daerah yang terbuka dan penuh keceriaan, khususnya dalam menyambut setiap tamu yang datang, baik dari pusat, provinsi, maupun kepala daerah lainnya,” ujarnya dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya.

Ungkapan hangat tersebut tak hanya menjadi basa-basi seremonial. Di setiap meja yang dipenuhi sajian kuliner khas Morowali, terasa nuansa silaturahmi yang tulus. Para pejabat dari dua daerah ini duduk berbaur, tertawa, berdiskusi, dan saling berbagi cerita tentang dinamika pemerintahan dan pembangunan.

Suasana malam itu seolah ingin menegaskan bahwa kerja sama tidak selalu harus dibangun di ruang rapat yang formal. Terkadang, obrolan ringan di sela-sela makan malam mampu membuka jalan lebih luas untuk kolaborasi konkret. Hal inilah yang juga disampaikan oleh Bupati Iksan dalam sambutannya. Ia berharap, pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar antara Morowali dan Palu, tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Jamuan malam pun ditutup dengan tawa dan jabat tangan yang erat. Para tamu pulang dengan perut kenyang, hati hangat, dan pikiran terbuka akan kemungkinan-kemungkinan kerja sama ke depan. Dalam suasana seperti itulah, Morowali menjelma bukan hanya sebagai tuan rumah, tapi sebagai sahabat yang menyambut dengan tangan terbuka.

  Tragedi Tambang Ilegal di Parimo, Sekretaris FPKB DPRD Sulteng Desak Kapolda dan Kajati Bertindak Tegas

Di era yang sering kali dipenuhi sekat administratif dan ego sektoral, malam itu menjadi bukti bahwa keharmonisan antardaerah bisa dimulai dari hal yang sederhana, sebuah jamuan makan malam, penuh keramahan, dan niat baik untuk membangun bersama.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat Eselon II dan III dari lingkup Pemkab Morowali, jajaran Pemkot Palu, serta tamu undangan lainnya. Kebersamaan yang terjalin dalam jamuan malam tersebut mencerminkan semangat persaudaraan dan kerjasama antar wilayah di Sulawesi Tengah. (Ghaff Teraskabar/IKP)