Minggu, 25 Januari 2026
Ekbis, Home  

Tanggung Jawab Sosial Bukan Hanya Aktivitas Tambahan, PT Vale Jadi Rujukan Pengelolaan CSR

Tanggung Jawab Sosial Bukan Hanya Aktivitas Tambahan, PT Vale Jadi Rujukan Pengelolaan CSR
Petani binaan PT Vale berbasis pertanian ramah lingkungan. Foto: Humas PT Vale

Jakarta, Tereaskabar.id–  PT Vale Indonesia secara konsisten menegasikan komitmennya menjawab tuntutan praktik industri berkelanjutan dan inklusif, untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan  lingkungan.

Pengakuan terhadap komitmen tersebut ditandai dengan keberhasilan PT Vale Indonesiamelalui IGP Morowali, memboyong dua penghargaan atas dedikasinya sebagai perusahaan tambang yang konsisten menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar area operasional dan di luar area operasional.

Kedua penghargaan tersebut yaitu, TOP CSR Awards 2025 #Star 4, dan TOP Leader on CSR Commitment 2025 diserahkan pada ajang TOP CSR Awards 2025. Ajang prestisius ini berlangsung pada Rabu (11/6/2025), di Hotel Raffles Jakarta Selatan.  

 TOP CSR Awards 2025 #Star 4 diberikan sebagai bentuk pengakuan atas sistem, kebijakan, serta implementasi CSR yang SANGAT BAIK dan terbukti mendukung strategi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Sedangkan penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2025, yang diberikan kepada pimpinan PT Vale sebagai pengakuan atas dedikasi dan arah kepemimpinan yang kuat dalam mengarahkan kebijakan tanggung jawab sosial perusahaan. Penghargaan ini menandakan bahwa pencapaian CSR perusahaan tidak bisa dilepaskan dari keteladanan manajerial yang konsisten dan progresif.

Keberhasilan meraih  TOP CSR Awards 2025 #Star 4 atas implementasi beberapa inisiatif strategis Corporate Social Responsibility (CSR) PT Vale IGP Morowali yang menjadi fokus penilaian dalam ajang TOP CSR Award 2024 ini. Di antaranya, pelaksanaan program pertanian organik berkelanjutan SRI (System of Rice Intensification) yang telah memasuki musim tanam ketujuh dan melibatkan petani lokal dengan pendampingan tenaga ahli; pembangunan pusat persemaian (nursery) atau kebun pembibitan untuk mendukung revegetasi lahan pascatambang, serta penyediaan sedimen pond yang berfungsi menetralisir air bekas tambang sebelum mengalir ke hilir sungai.

Di bidang kesehatan dan keselamatan kerja, PT Vale mengimplementasikan Wellness Program untuk mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan psikososial karyawan, mencakup manajemen stres, gaya hidup sehat, serta layanan psikologis.

  Ajang GMP Award 2023, PT Vale Raih Tiga Penghargaan Terbaik dari Kementerian ESDM

Sementara itu, kebijakan pengembangan SDM difokuskan pada pemberdayaan tenaga kerja lokal melalui perekrutan prioritas dari wilayah pemberdayaan dan program pelatihan capacity building untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.

Seluruh inisiatif ini dirancang dan dijalankan mengacu pada standar ISO 26000 tentang tanggung jawab sosial, yang memungkinkan perusahaan menciptakan dampak yang terukur dan sejalan dengan tujuan pembangunan jangka panjang.

Dengan tema besar “CSR untuk Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan dan Program Asta Cita Pemerintah”, ajang TOP CSR Awards 2025 menyoroti peran aktif dunia usaha dalam mendukung agenda pembangunan nasional. PT Vale Indonesia menjadi contoh nyata perusahaan yang mampu mengintegrasikan kepentingan korporasi dengan kebutuhan pembangunan sosial dan lingkungan nasional.

Pencapaian tahun ini, juga menjadi lanjutan dari keberhasilan tahun sebelumnya, di mana  PT Vale IGP Morowali meraih dua penghargaan di ajang Indonesia Corporate Sustainability Award (ICSA) 2024 atas inovasi dalam pengelolaan SDM dan operasional yang ramah lingkungan. Konsistensi ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang diwujudkan dalam aksi nyata.

“Keberlanjutan bagi kami bukan proyek sementara, melainkan bagian dari DNA perusahaan. Dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan, semua kami jalankan untuk mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan di Morowali,” ujar Wafir, Head of  Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali.

Apresiasi terhadap tanggung jawab sosial melalui pengelolaan kegiatan CSR pada area pemberdayaan, juga telah diraih sebelumnya oleh PT Vale pada Forum CSR Indonesia 2023. Perhelatan bergengsi yang digelar pada Rabu (5/7/2023) di Jakarta itu, PT Vale meraih Padmamitra Award 2022 kategori Kewirausahaan.

Padmamitra Award adalah bentuk apresiasi kepada dunia usaha meliputi Perusahaan Swasta, BUMN, dan BUMD yang telah berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial di Indonesia.

  Menjunjung Semangat Soliditas, Pengurus BRNR PAC Torue, Balinggi dan Sausu Resmi Dilantik

 Wakil Presiden Direktur PT Vale Adriansyah Chaniago yang menerima penghargaan menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara. “Program sosial kami yang dikemas dalam Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang kewirausahaan memang menjadi salah satu yang kami unggulkan. Dengan menitikberatkan pada dorongan untuk kemandirian, program kewirausahaan kami telah mampu menarik lebih dari 100 unit usaha di area pemberdayaan, agar lebih maju dan berkembang. Rekognisi ini menjadi motivasi tambahan bagi kami,” ungkap Adriansyah.

PT Vale Merupakan Perusahaan Paling Konsisten Jalankan Kewajiban CSR

Sejak awal keberadaannya di Morowali, PT Vale telah memposisikan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai inti dari strategi bisnis, bukan sebagai aktivitas tambahan. Melalui konsep Creating Shared Value (CSV), perusahaan mengembangkan pendekatan yang mengintegrasikan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara holistik.

Komitmen tersebut membuat Drs. Taslim selaku bupati Morowali kala itu, memberi apresiasi kepada PT Vale Indonesia (Tbk), bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Taslim menyampaikan rasa salut dan apresiasinya pada PT Vale Indonesia dalam menjalankan program CSR di daerahnya.

Menurutnya, PT Vale merupakan perusahaan yang paling konsisten dengan  kewajiban CSR, padahal perusahaan ini belum beroperasi mengolah lahannya.

“Kalau tentang CSR,  PT Vale lah perusahaan yang paling konsisten dengan kewajiban CSRnya. Sedangkan belum mengolah, sudah memenuhi kewajiban-kewajibannya kalau kita mau objektif melihatnya,”katanya saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka Pelatihan Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan dan Peningkatan Kapasitas Pengetahuan, bagi Pengelola Program Pencegahan Pengendalian Penyakit dilingkup kerja Puskesmas Bahomotefe, Jumat (20/5/2022).

Perusahaan Tambang Batubara Study Tiru ke PT Vale

Keberhasilan PT Vale Indonesia dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial dalam operasionalnya, telah menarik perhatian industri dan membuatnya menjadi rujukan bagi perusahaan pertambangan lain. Salah satunya PT Adaro Energy Indonesia.

  LPPM UIN Datokarama Survei Lokasi KKN di Pulau Togean, Touna

Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara ini, melakukan kunjungan ke PT Vale untuk belajar pengelolaan lingkungan dan program Corporate Social Responsibility (CSR), Jumat (1/3/2024).

External Relation Division Head Balangan Coal Adaro Energy Thoha, menyampaikan ketertarikannya pada sejumlah program-program PT Vale dalam berbagai bidang.

“PT Adaro Energy di berbagai unit bisnis juga mengelola hal yang sama. Namun, apa yang sudah kami lakukan barangkali bisa lebih meningkat atau terdorong setelah mendapat masukan dan melihat langsung kegiatan di PT Vale. Dengan melihat, biasanya kita bisa lebih turn in untuk melakukan hal-hal positif itu,” kata Thoha.

Thoha mengatakan, dalam hal teknis pihaknya juga menerapkan pengelolaan lingkungan dengan regulasi dan SOP yang sudah diatur pemerintah. Begitu juga dengan sejumlah program dari External Relation perseroan. Namun, pihaknya ingin belajar lebih banyak lagi.

CSR and Comrel Department Head Balangan Coal Adaro Energy Nico Seniar mengungkap apresiasinya selama kunjungan PT Adaro di PT Vale. Menurutnya, kunjungan tersebut akan menjadi pengalaman berharga bagi pihaknya.

“Kami jadi bisa belajar banyak hal. Berangkat dari banyaknya penghargaan yang diterima Vale. Itu pengakuan atas best practice yang sudah dilakukan PT Vale, terutama terkait pengelolaan lingkungan,” ungkap Nico.

Tak hanya dari pengelolaan lingkungan, Nico menyebut pihaknya juga belajar banyak terkait program CSR yang dijalankan PT Vale.

“Ada hal berharga yang kami tidak malu katakan yang harus diaplikasikan. Walaupun sebenarnya semangatnya sudah sama, tapi semangat kami semakin terlecut untuk bisa melakukan itu juga,” jelas Nico.

Nico menambahkan, pengembangan atau pemberdayaan masyarakat itu harus berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) seperti yang diterapkan PT Vale. Hal itulah yang juga menjadi konsen PT Adaro untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. (red/teraskabar)