Minggu, 25 Januari 2026
Home, News  

Jembatan IV Palu Diresmikan 16 Juli 2025, Simbol Kebangkitan Sulteng

Jembatan IV Palu Diresmikan 16 Juli 2025, Simbol Kebangkitan Sulteng
Gubernur Sulteng Anwar Hafid. Foto: Biro Adpim

Palu, Teraskabar.id – Sebuah kabar gembira yang sudah lama dinanti warga Palu, diumumkan dari gedung wanita Bidarawasia, lokasi acara Musrenbang RPJMD Provinsi Sulteng 2025-2029, Senin (30/6/2025).

Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menyampaikan informasi penting bahwa tanggal 16 Juli nanti, Jembatan IV Palu akan diresmikan.

Peresmian akan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Tanggal 16 itu Menko infrastruktur dan lima menteri akan hadir di Palu,” terangnya.

Gubernur Anwar Hafid lalu mengajak bupati wali kota hadir langsung di acara, sebab di momen ini juga akan dilakukan diskusi dan penyerapan aspirasi oleh Menko AHY.

“Tolong bupati wal ikota hadir kalau bisa jangan diwakili,” imbuhnya agar bupati wali kota hadir lengkap dan kompak di acara penting tersebut.

Jembatan IV Palu sendiri adalah ikon kemajuan infrastruktur dengan mengusung desain jembatan lengkung dan pertama kali diresmikan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2006 silam.

Kini, Jembatan Palu IV sudah terbangun kembali dan berdiri kokoh menjadi simbol kebangkitan Sulteng pascabencana 2018.

Rencana peresmian Jembatan IV Palu pada 16 Juli 2025 mendatang, berarti tepat dua tahun Jembatan IV Palu menjalani proses pembangunan. Jembatan yang menjadi ikonik Kota Palu sebelum wilayah ini dilanda bencana gempa bumi dan likuifaksi 28 September 2018 silam, mulai dibangun ulang pada Rabu (20/7/2025).

Pembangunan ulang jembatan yang dulunya dengan nama jembatan kuning  itu ditandai dengan ground breaking pembangunan oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura.

Kegiatan tersebut dihadiri Dirjen Pembiayan Infrastruktur PUPR , Dr. Ir. Heri Tri Saputro, Ketua Satgas Bencana PUPR , Dr. Arie Sutiadi, Wali Kota Palu, Hadianto, Duta Besar Jepang untuk Indonesia hadir melalui zoom, Pimpinan JICA , Mr. Yasui Takehiro.

  Harus Tinggalkan Huntara Layana, Penyintas Bencana Pasigala Demo DPRD Sulteng

Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulteng, Arie Sutiadi pada kesempatan tersebut menyampaikan, pembangunan Jembatan IV Palu sebagai pengganti jembatan sebelumnya yang hancur akibat bencana.

Jembatan yang dibangun terkoneksi dengan Jalan Lingkar Palu dan akan menjadi jalur logistik, jalan wisata dan memiliki kontruksi yang mampu meredam bencana.

Menurutnya, rencana pembangunan kembali Jembatan IV Palu sudah dilaksanakan penandatanganan kesepakatan Hibah dengan JICA tahun 2019,  tetapi terkendala persiapan teknis dan lokasi pembangunan.

Adapun biaya pembangunan kontruksi jembatan tersebut  sebesar 2,5 Juta Yen.  Panjang bentang  jembatan 2,5 kilometer dengan masa pelaksanaan mulai 31 Juni 2022 hingga 30 Juni 2024 atau 24 bulan.

Jembatan IV Palu dikategorikan jembatan khusus sehingga perencanaannya atau desain harus mendapat persetujuan dari Menteri PUPR. (red/teraskabar)