Selasa, 13 Januari 2026

Kabid Eksternal HMI Kalteng Minta DPD KNPI Klarifikasi Isu Anggaran Rapimpurnas

Kabid Eksternal HMI Kalteng Minta DPD KNPI Klarifikasi Isu Anggaran Rapimpurnas
Tirta Yoga Panuntun. Foto: Istimewa

Palangka Raya, Teraskabar.id – Ketua Bidang Eksternal Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Tengah, Tirta Yoga Panuntun, menilai adanya ketidakjelasan terkait transparansi anggaran kegiatan Rapimpurnas DPP KNPI yang diselenggarakan di Kota Palangka Raya.

Yoga yang merupakan bagian dari panitia lokal kegiatan tersebut menyebutkan bahwa ada hal yang harus disikapi secara serius oleh Ketua DPD KNPI Kalimantan Tengah.

“Isu ketidakjelasan pengelolaan anggaran Kegiatan Rapimpurnas DPP KNPI yang diselenggarakan di Kalimantan Tengah harus disikapi secara serius dan terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran pelaksanaan kegiatan ini,” tegasnya, Senin (7/7/2025).

Ia juga menyayangkan adanya isu tidak sedap dalam pelaksanaan Rapimpurnas DPP KNPI ini, terlebih isu itu disampaikan oleh Ramadhan Reubun, Pengurus DPP KNPI Bidang Kebijakan Publik.

“Saya sangat menyayangkan adanya isu tidak sedap ini, seharusnya kegiatan nasional yang seperti ini dapat menjadi ajang untuk mengenalkan provinsi Kalimantan Tengah dalam aspek budaya dan keanekaragaman yang ada didalamnya,” ungkapnya.

“Namun, menjadi penilaian buruk terhadap pelaksanaan event nasional yang digelar di Kalimantan Tengah. Sehingga yang saya takutkan adalah kedepannya kita akan sulit mengadakan Kegiatan Nasional karena ada pengalaman buruk seperti ini,” tambahnya.

Yoga yang juga mantan Presiden BEM IAIN Palangka Raya itu menilai, dengan adanya isu tidak sedap tersebut menyebabkan beberapa panitia lokal merasa kecewa karena banyak dari mereka yang sudah bekerja bersama untuk membantu pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kita juga sebagai panitia pasti kecewa dengan adanya isu ini. Karena mau bagaimanapun nama baik panitia juga tercoreng, padahal kita tidak tau menahu terkait pengelolaan anggaran kegiatan ini, kita hanya menjalankan tugas sebagaimana diperintahkan dan atas kegelisahan ini kita mendorong agar problematika ini dibuka dan dijelaskan sejelas-jelasnya supaya tidak menjadi isu liar,” pungkasnya. (red/teraskabar)

  Siap Hadapi Verifikasi Parpol, Sulteng Dijadwalkan DPW Pertama Gelar Rakorwil PSI