Morowali, Teraskabar.id– Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Morowali, Aminuddin Awaludin, memberikan apresiasi tinggi dan refleksi strategis atas pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Kodim 1311/Morowali yang berlangsung di Aula Manggala Sakti Korem 132/Tadulako, Palu, Selasa (29/07/2025). Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Deni Gunawan, S.E.
Dalam pernyataan persnya, Aminuddin menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih atas dedikasi Letkol Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S. selama menjabat sebagai Dandim Morowali, seraya mengapresiasi pendekatan humanis yang mampu membangun rasa aman dan solidaritas di tengah masyarakat.
“Kepemimpinan Letkol Alzaki telah menciptakan ruang sinergi yang sehat antara militer dan sipil, yang tak hanya menjaga keamanan wilayah tetapi juga memperkuat kohesi sosial. Beliau mampu memadukan ketegasan dan kebijaksanaan dalam menjaga Morowali tetap kondusif,” ujar Aminuddin.
Lebih lanjut, menyambut hadirnya Letkol Inf Abraham S. Panjaitan, M.S.S. sebagai Dandim yang baru, Aminuddin menyatakan optimisme akan berlanjutnya semangat kolaborasi yang lebih kuat dan terarah.
“Kami di DPRD menyambut Letkol Abraham dengan semangat sinergi. Dalam konteks pembangunan, kehadiran TNI bukan hanya sebagai penjaga pertahanan, tetapi juga sebagai pilar dalam mendukung agenda pembangunan daerah,” jelasnya.
Aminuddin menegaskan bahwa sinergitas antara TNI, Pemerintah Daerah, dan DPRD merupakan fondasi utama dalam memastikan keberhasilan visi-misi kepemimpinan daerah.
“Mewujudkan visi dan misi Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, tidak bisa dilakukan secara sektoral. Butuh kolaborasi lintas lembaga yang visioner, adaptif, dan progresif. Di sinilah peran strategis TNI sangat relevan sebagai mitra pembangunan yang andal dan berintegritas,” tegasnya.
Ia menambahkan, di era tantangan global yang makin kompleks, pendekatan keamanan harus terintegrasi dengan agenda kesejahteraan.
“TNI harus mampu membumi dan merangkul. Pemda harus mampu bergerak cepat dan responsif. Sementara DPRD harus terus hadir sebagai pengawal dan pengarah kebijakan publik. Tiga kekuatan ini harus seirama untuk satu tujuan, yakni kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah,” ungkap Aminuddin.
Menurutnya, program-program strategis daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penguatan ketahanan sosial, hanya akan optimal jika dijalankan dalam semangat kebersamaan dan kepercayaan antar lembaga.
“Kami berharap pergantian kepemimpinan di Kodim ini menjadi momentum untuk memperbarui energi kolektif, mempererat simpul-simpul koordinasi, dan memastikan bahwa seluruh elemen bergerak dalam satu barisan pembangunan,” tutupnya. (Ghaff/Teraskabar)






