Palu, Teraskabar.id – Pemerintah Kota Palu tertarik membangun kerjasama dengan Pemerintah Cekoslovakia dalam hal penanganan dan pendauran limbah sampah seperti sampah medik dan sebagainya.
Ketertarikan tersebut tergambar dari sikap antusiasme dan respon positif Wali Kota PaluH. Hadianto saat mendengar pemaparan Mr. Pavel Drlik selaku direktur Perdagangan dan Ekonomi kedutaan Republik Cekoslovakia di Indonesia, bersama staf lainnya.
Rombongan dari Kedutaan Cekoslovakia itu berkunjung ke Kota Palu untuk bertemu Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid. Sejumlah hal jadi topik pembahasan saat pertemuan yang dihadiri Sekda Kota Palu Irmayanti, S. Sos, M.M, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palu Imran Lataha, Kadis DLH, pejabat rumah sakit umum Anutapura Palu, Selasa (29/7/2025), di ruang kerja wali kota Palu. Di antaranya, penanganan dan pendauran limbah sampah medik dan rencana pembangunan mesin pengolah limbah serta sejumlah kerjasama lainnya terkait produk dari Ceko.
Setelah pertemuan di ruang kerja Wali kota Palu, dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke lokasi KEK Palu tepatnya di Fly Over Pantoloan dan pengolahan limbah medik di rumah sakit umum Anutapura Palu.
Dikesempatan tersebut, Mr. Pavel Drlik menyampaikan bahwa melalui perusahan LAPAL yakni sistem pengolahan limbah yang inovatif dan dipatenkan menargetkan limbah kota yang berbahaya dan padat Pembuangan termal penuh residu nol Dioptimalkan secara lingkungan dan ekonomis.
Keunggulan Ekonomi yang diterapkan perusahan LAPAL yakni biaya pengoperasian sangat rendah modul limbah menjadi energi tagihan energi eksternal rendah perawatan rendah, selain itu, umur instalasi tinggi serta pengembalian investasi cepat.
Wali Kota Palu menyampaikan respon positif dan Pemkot Palu siap bekerjasama dengan negara Cekoslovakia baik dalam penanganan limbah sampah maupun di sektor lainnya. (red/teraskabar)






