Minggu, 25 Januari 2026

Kades Solonsa, Sadam, Teguhkan Komitmen Alumni untuk Majukan Pesantren Al-Amin NW Morowali

Kades Solonsa, Sadam, Teguhkan Komitmen Alumni untuk Majukan Pesantren Al-Amin NW Morowali
Kepala Desa Solonsa, Sadam, saat memberikan sambutan mewakili para Alumni dalam kegiatan Reuni Akbar dan Hiziban Pesantren Al-Amin NW, Ahad (24/8/2025). Foto : Pan.

Morowali, Teraskabar.id – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Al-Amin Nahdlatul Wathan (NW), Desa Solonsa, Kecamatan Witaponda, pada Ahad (24/8/2025). Jamaah, alumni, dan tokoh masyarakat hadir dalam kegiatan Hiziban sekaligus Reuni Akbar Alumni. Acara ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi sekaligus momentum kebangkitan bagi pesantren yang telah melahirkan banyak kader penerus bangsa.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Abdul Malik Hafid, SH., M.Si., yang mewakili Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Hadir pula Ketua Komisi II DPRD Morowali, Aminuddin Awaludin, Camat Witaponda Nasron, S.Sos., Kepala Desa Solonsa Sadam, serta jajaran pengurus, pendiri, dan pembina yayasan pesantren.

Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah sambutan dari Kepala Desa Solonsa, Sadam, yang juga mewakili para alumni Pondok Pesantren Al-Amin NW. Dalam sambutannya, Sadam menyampaikan rasa haru dan syukur atas terselenggaranya reuni akbar sekaligus Hiziban ini.

“Mewakili teman-teman alumni, izinkan kami menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh undangan, khususnya Bupati bapak Iksan Baharudin Abdul Rauf yang hari ini diwakili oleh bapak Abdul Malik Hafid dan Ketua Komisi II DPRD Morowali, bapak Aminuddin Awaludin, yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada Pondok Pesantren Al-Amin NW. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para guru yang dengan penuh keikhlasan tanpa kenal lelah mendidik kami, mengajarkan ilmu, dan membentuk karakter kami hingga bisa berkiprah di tengah masyarakat,” ungkap Sadam.

Lebih jauh, ia mengingatkan kembali bahwa keberadaan alumni di berbagai bidang kehidupan adalah buah dari perjuangan para guru yang telah menggembleng semasa mengenyam pendidikan di Al-Amin NW.

“Hari ini kita bisa menjadi kepala desa, pengusaha, birokrat, ataupun pemimpin di masyarakat tidak lepas dari doa dan bimbingan guru-guru kita. Karena itu, kami datang kembali ke pesantren ini dengan penuh kerendahan hati, untuk menyampaikan rasa terima kasih sekaligus permohonan maaf yang sebesar-besarnya bila selama kami menimba ilmu dulu ada kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” tambahnya.

  Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal Jadi Fokus APDESI di Bungku Timur

Sadam menegaskan, reuni ini bukan sekadar temu kangen, melainkan ikhtiar kolektif alumni untuk menjaga warisan pesantren agar terus hidup dan berkembang.

“Kita ingin kegiatan ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat tali silaturahmi, sekaligus membangkitkan semangat kebersamaan. Pesantren ini adalah rumah kita semua, tempat kita ditempa. Maka sudah menjadi kewajiban moral kita bersama untuk terus membangunnya, menjaga nilai-nilai yang diwariskan pendiri, dan menjadikannya sebagai mercusuar peradaban di tengah masyarakat. Saatnya kita, para Alumni meneguhkan komitmen kita untuk bersatu membangkitkan dan membangun pesantrean ini,” ujarnya dengan penuh semangat.

Puncak kegiatan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan asrama santri Pondok Pesantren Al-Amin NW oleh Abdul Malik Hafid, SH., M.Si., mewakili Bupati Morowali. Pembangunan ini diharapkan menambah daya tampung santri sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis pesantren di daerah tersebut.

Dengan terselenggaranya Hiziban dan Reuni Akbar ini, Pondok Pesantren Al-Amin NW diharapkan meneguhkan perannya sebagai pusat pembinaan moral, spiritual, dan intelektual generasi muda. Lebih dari sekadar lembaga pendidikan agama, pesantren ini diharapkan menjadi cahaya penerang yang memberi inspirasi dan manfaat luas bagi masyarakat. (Ghaff/Teraskabar)