Morowali, Teraskabar.id – Kegiatan Pelatihan Akses Pemasaran UMKM yang digelar di Hotel Soldadu, Bente, Bungku Tengah, Sabtu (25/10/2025), menjadi momentum penting bagi peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Morowali.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Morowali, Zainuddin, S.Pd., M.Pd., saat menutup kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga wadah membangun jejaring bisnis dan memperluas peluang kolaborasi antar pelaku usaha.
Menurut Zainuddin, Pelatihan Akses Pemasaran UMKM bertujuan memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam memahami strategi pemasaran yang efektif, meningkatkan akses pasar, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi.
Ia menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM merupakan prioritas pemerintah daerah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi pelaku usaha untuk terus tumbuh dan beradaptasi dengan tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta menerima materi dari sejumlah narasumber dan fasilitator berpengalaman. Mereka memberikan wawasan praktis mengenai teknik pemasaran modern, strategi branding, pengelolaan pelanggan, hingga pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.
Antusiasme peserta tampak dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan praktik langsung, yang menunjukkan semangat besar untuk berkembang.
Lebih lanjut, Zainuddin menekankan pentingnya semangat kolaborasi dan inovasi dalam memperkuat posisi UMKM di pasar. Melalui Pelatihan Akses Pemasaran UMKM, ia berharap para pelaku usaha dapat membangun kemitraan strategis, saling mendukung, dan menciptakan produk yang memiliki nilai tambah.
“Semangat untuk terus belajar dan penasaran terhadap peluang baru harus terus hidup di setiap pelaku usaha,” tambahnya.
Zainuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan ini. Ia menilai dedikasi dan kerja keras semua pihak menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pelatihan yang diharapkan membawa dampak nyata bagi pengembangan UMKM di Morowali.
Sebagai penutup, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM tersebut mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan ke dalam aktivitas usaha masing-masing. Ia optimistis bahwa hasil dari Pelatihan Akses Pemasaran UMKM akan memperkuat daya saing pelaku usaha lokal, menjadikan mereka lebih tangguh menghadapi perubahan pasar, serta berkontribusi nyata terhadap kemajuan ekonomi daerah dan nasional. (Ghaff/Teraskabar).







