Sabtu, 24 Januari 2026

KM Cahaya Sarifa Tenggelam di Perairan Puungkoilu Morowali, Seluruh Penumpang Selamat

KM Cahaya Sarifa Tenggelam di Perairan Puungkoilu Morowali
Proses evakuasi penumpang KM Cahaya Sarifa yang tenggelam di perairan Puungkoilu, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Kamis (30/10/2025) pukul 02.00 Wita. Foto: Humas Basarnas

Morowali, Teraskabar.id – KM Cahaya Sarifa tenggelam di perairan Puungkoilu, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Kamis (30/10/2025) pukul 02.00 Wita. Kapal yang memuat 24 penumpang dan awak kapal tersebut tenggelam karena sebelumnya mengalami kebocoran.

Insiden kapal tenggelam dilaporkan Haris Dunggio, selaku pemilik kapal, pada Kamis (30/10/2025) pukul 04.03 Wita. Dalam laporannya menyebutkan bahwa KM Cahaya Sarifa mengalami kebocoran dan tenggelam sekitar pukul 02.00 wita. Seluruh penumpang berjumlah 24 orang sempat menyelamatkan diri ke atas rakit dan meminta bantuan tim SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pukul 05.00 Wita Tim Rescue Pos SAR Morowali bersama unsur potensi SAR tiba di Dermaga Puungkoilu untuk melakukan briefing kekuatan personel, pengecekan kesiapan alut dan pembagian tugas, serta pemberian arahan keselamatan kerja sesuai SOP Basarnas.

“Begitu menerima laporan dini hari dari pemilik kapal, tim kami langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Syukur alhamdulillah, seluruh korban KM Cahaya Sarifa berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi ke dermaga TPI Kelurahan Matano,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., Kamis (30/10/2025).

Selanjutnya pada pukul 05.20 Wita, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi dan berhasil menemukan serta mengevakuasi seluruh korban dalam keadaan selamat menggunakan KM Monas Parigi. Seluruh korban kemudian dibawa menuju dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Matano, Kabupaten Morowali, dan tiba pada pukul 09.45 Wita.

Setibanya di dermaga, seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat. Dengan demikian, pada pukul 10.00 Wita operasi SAR ditutup dan seluruh unsur potensi yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

  Komnas HAM Sulteng Kategorikan PT ANA, KLS, CAS dan Sawindo ‘Pembangkang’ dan ‘Pengkhianat’ Negara

Unsur SAR yang terlibat Pos SAR Morowali, Dinas Perikanan Kabupaten Morowali, pemilik kapal dan masyarakat setempat.

Data korban 24 Orang, seluruhnya selamat:

1. Anas Alam (Nahkoda)

* Anas (KKM)

* Rahman

* Ridwan

* Musran

* Ardi

* Husein Mansi

* Bahtiar

* Hendra

* Nofal Firmanto

* Andi

* Moh. Zulfikar

* Mansur

* Tengah Lahi

* Jumaril

* Ali

* Firdaus Musita

* Bonus Badu

* Hamid

* Iwanto

* Imam

* Aswar

* Puji

* Umar