Morowali, Teraskabar.id – Komitmen Muslimin Dg Masiga, S.An atau MDM terhadap upaya mengawal aspirasi rakyat kembali disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Morowali ini dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Lokombulo yang digelar baru-baru ini. Dalam forum tersebut, dinyatakannya bahwa MDM siap mengawal aspirasi masyarakat terkait pembangunan Polsek Bungku Selatan.
Para kepala desa dari wilayah kepulauan menyuarakan kebutuhan mendesak terhadap pembangunan kantor kepolisian di Bungku Selatan. Aspirasi itu muncul karena masyarakat kepulauan selama ini harus menyeberangi laut menuju Polsek Bungku Pesisir untuk mendapatkan pelayanan keamanan.
Selain membutuhkan biaya transportasi yang besar, jarak dan waktu tempuh yang jauh sering kali menjadi kendala utama bagi warga. Kondisi ini memperkuat dorongan agar MDM siap mengawal aspirasi pembangunan Polsek yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami berharap Polsek Bungku Selatan segera dibangun. Setiap ada urusan keamanan, kami harus menyeberang laut. Itu sulit dan mahal,” ungkap salah satu kepala desa dalam forum tersebut.
Menanggapi hal tersebut, MDM siap mengawal aspirasi masyarakat Bungku Selatan dengan komitmen penuh. Menurutnya, keberadaan Polsek di wilayah kepulauan bukan hanya simbol pembangunan, tetapi juga bagian dari pemerataan pelayanan publik yang adil bagi seluruh warga.
“Saya akan kawal dan dorong agar Polsek Bungku Selatan segera terealisasi. Ini kebutuhan mendesak masyarakat kepulauan agar mendapat pelayanan keamanan yang layak dan cepat,” tegas Muslimin Dg Masiga, Sabtu (1/11/2025).
Muslimin menambahkan bahwa lahan untuk pembangunan Polsek telah disiapkan melalui tanah wakaf masyarakat di Desa Lokombulo. Langkah ini membuktikan tingginya partisipasi warga dalam mendukung pembangunan infrastruktur pelayanan publik.
“Lahan sudah tersedia dan diwakafkan masyarakat. Ini menunjukkan kesungguhan warga dalam mendukung pembangunan Polsek,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa rencana tersebut sejalan dengan proses pemekaran Umbele Kepulauan yang tengah dikaji pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran Polsek akan menjadi unsur penting dalam penguatan pelayanan dasar bagi masyarakat kepulauan yang nantinya akan berdiri sebagai daerah otonomi baru.
“Bungku Selatan memiliki karakter geografis yang menantang. Karena itu, pelayanan publik harus hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk pelayanan keamanan,” jelasnya.
Politisi yang akrab disapa MDM ini menegaskan bahwa DPRD Morowali akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat kepolisian untuk memastikan MDM siap kawal aspirasi tersebut bukan sekadar janji, melainkan langkah nyata menuju pemerataan pembangunan dan keadilan pelayanan publik di wilayah kepulauan. (Ghaff/Teraskabar).






