Minggu, 25 Januari 2026

Ketua Tim Kerja IBR Apresiasi Pengurus Baru DPC PDIP Morowali

ketua tim kerja ibr apresiasi pengurus baru dpc pdip morowali
Ketua Tim Kerja IBR, Asfar, SE., (tengah), bersama Ketua DPC PDIP Morowali, Ardianto Hamado dan Sekretaris DPC PDIP Ikhsan Arisandy. Foto: Dok

Morowali, Teraskabar.id – Dalam dinamika politik daerah yang terus berkembang, Ketua Tim Kerja IBR kembali menegaskan posisi strategisnya sebagai figur yang mendorong kolaborasi konstruktif lintas elemen politik.

Pada kesempatan terbaru, Ketua Tim Kerja IBR Asfar, SE, menyampaikan apresiasi terhadap pengurus baru DPC PDI Perjuangan Morowali yang terbentuk melalui Konfercab di Palu, Kamis (13/11/2025). Apresiasi dari Ketua Tim Kerja IBR ini disebut sebagai tanda pentingnya sinergi politik untuk memperkuat arah pembangunan daerah.

Konfercab tersebut menetapkan Ardianto sebagai Ketua, Ikhsan Arisandy sebagai Sekretaris, dan Handi sebagai Bendahara. Formasi baru ini dinilai menjadi langkah konsolidasi organisasi yang diperlukan untuk memperkuat struktur internal PDIP Morowali sekaligus menegaskan proses regenerasi yang sehat di tubuh partai.

Meskipun tidak berasal dari internal PDIP, Ketua Tim Kerja IBR, Asfar menunjukkan sikap politik yang inklusif dengan memberikan ucapan selamat sekaligus penghargaan atas terbentuknya kepengurusan baru itu. Menurutnya, momentum ini adalah kesempatan bagi PDIP untuk menghadirkan energi baru yang segar, progresif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Selamat kepada pengurus baru DPC PDI Perjuangan Morowali. Selamat kepada Bung Ardianto yang terpilih sebagai Ketua, Bung Ikhsan sebagai Sekretaris dan Bung Handi sebagai Bendahara. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan integritas dan kerja nyata untuk masyarakat,” kata Asfar, Sabtu (15/11/2025).

Sebagai salah satu kekuatan politik di Morowali, kontribusi pemikiran dari PDIP diyakini memiliki dampak strategis bagi perumusan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Dalam konteks ini, Asfar mendorong agar PDIP memberikan masukan yang relevan, berbasis data, dan berorientasi pada keberlanjutan pembangunan. Ia juga menekankan bahwa PDIP memiliki peran politik yang signifikan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurutnya, kontribusi gagasan sangat penting untuk membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi Bupati Morowali.

“Saya berharap PDIP dapat berperan aktif memberikan masukan, ide, dan gagasan yang konstruktif sehingga apa yang menjadi visi dan misi Bupati Morowali dapat terealisasi secara maksimal,” ujarnya.

Asfar juga menyoroti pentingnya kolaborasi pemikiran antara pemerintah dan kekuatan politik daerah. Ia menyebutkan bahwa interaksi sehat antara pemerintah dan partai politik akan memperkuat kualitas tata kelola dan mempercepat pencapaian pembangunan yang inklusif.

“Pemerintahan yang berjalan hari ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk PDIP. Melalui kontribusi lintas-elemen, kita dapat menghadirkan pembangunan yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Asfar menyebut kepemimpinan Ardianto dan jajarannya memiliki peluang besar untuk memperkuat peran PDIP dalam dinamika politik dan pembangunan daerah.

Dengan apresiasi dan dorongan itu, Asfar berharap kepengurusan baru dapat menjadi kekuatan positif bagi demokrasi lokal dan mampu memperkuat sinergi pembangunan di Morowali. (Ghaff/Teraskabar).