Minggu, 25 Januari 2026

Forum Morowali Hoaxes Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Soal Bandara IMIP

forum morowali hoaxes minta masyarakat tak terprovokasi soal bandara imip
Ketua Forum Morowali Hoaxes, Syarif Hidayat minta masyarakat tak terprovokasi soal bandara IMIP. Foto: Istimewa

Morowali, Teraskabar.id – Forum Morowali Hoaxes angkat suara dan menegaskan pentingnya ketenangan dan kecermatan publik dalam menyikapi berbagai isu yang beredar, khususnya terkait dinamika informasi mengenai Bandara IMIP di Morowali.

Dalam pernyataannya, Ketua Forum Morowali Hoaxes, Syarif Hidayat, meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi menyesatkan maupun opini liar yang sengaja disebarkan. Menurutnya, penyebaran hoaks, misinformasi, maupun narasi manipulatif yang belakangan muncul merupakan bentuk gangguan serius terhadap ruang informasi sehat.

Syarif menjelaskan bahwa pola penyebaran isu yang dikaitkan dengan Bandara IMIP sudah sangat terlihat. Kelompok tertentu, katanya, menyebarkan potongan informasi tanpa konteks, memperkuatnya dengan sentimen nasionalisme sempit, lalu menyebarkannya secara masif di berbagai platform digital.

Syarif menyebut bahwa pola ini tidak hanya memicu kesalahpahaman, tetapi juga menciptakan polarisasi yang merugikan kepentingan publik. Forum Morowali Hoaxes menilai bahwa strategi ini merupakan upaya membangun framing, bukan sekadar penyebaran kabar bohong.

Ketua Forum Morowali Hoaxes itu mengatakan bahwa pihak-pihak tertentu memanfaatkan sensitivitas publik terhadap isu pekerja asing, investasi industri, dan kedaulatan nasional.

Menurut Syarif, sentimen tersebut kerap dijadikan bahan bakar politik instan demi meraih perhatian publik, meski harus mengorbankan stabilitas informasi dan ketenangan masyarakat. Ia menilai metode seperti ini berbahaya karena memindahkan fokus publik dari fakta menuju opini emosional yang mudah dimanipulasi.

Dalam keterangannya, Syarif juga menegaskan bahwa status Bandara IMIP, termasuk izin operasional dan fungsinya, telah diatur oleh pemerintah pusat. Karena itu, ia meminta publik tidak menelan mentah-mentah narasi yang menyebut seolah-olah bandara tersebut mengancam kedaulatan negara. Ia menilai bahwa perdebatan yang dilandasi asumsi keliru justru akan memperkeruh suasana dan menghambat pemahaman masyarakat terhadap kebijakan sebenarnya.

  Ahmad Hakim Siap Pimpin DPD PDI-Perjuangan Sulteng

Forum Morowali Hoaxes menekankan bahwa masyarakat Morowali dan Indonesia pada umumnya perlu lebih kritis dalam membaca arah perkembangan informasi. Publik diminta tidak ikut menyebarkan isu yang belum terverifikasi, karena setiap hoaks dapat menjadi pemicu disharmoni sosial. Syarif mengingatkan bahwa kelompok penyebar hoaks selalu menggunakan dinamika politik dan momentum sensasional untuk menggerakkan narasi provokatif.

Syarif menuturkan bahwa politik yang sehat harus berdiri di atas fakta dan data, bukan drama dan fiksi. Jika publik terus terjebak dalam isu-isu yang tidak berdasar, ruang demokrasi akan dipenuhi kabut kebingungan. Ia mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan pencarian data, verifikasi informasi, dan kehati-hatian dalam menanggapi isu sensitif.

Menutup pernyataannya, Syarif menyerukan bahwa Morowali membutuhkan ketenangan dan Indonesia membutuhkan kejernihan informasi. Ia meminta publik untuk berhenti menjadi korban provokasi isu yang tidak jelas sumbernya.

“Mari kita bedah fakta, bukan menelan isu mentah,” ujarnya.

Dengan demikian, Forum Morowali Hoaxes berharap seluruh elemen masyarakat ikut menjaga literasi informasi serta ruang digital yang sehat. (Ghaff/Teraskabar).