Senin, 12 Januari 2026

Hadiri Gotong Royong Jembatan Polo Morowali, Asfar: Panggilan Jiwa

hadiri gotong royong jembatan polo morowali asfar panggilan jiwa
Ketua Tim Kerja IBR, Asfar. SE., hadiri gotong royong jembatan Polo, Rabu (24/12/2025). Foto: ELEM

Morowali, Teraskabar.id – Ketua Tim Kerja IBR, Asfar, SE., hadiri gotong royong Jembatan Polo di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bumi Raya, Rabu (24/12/2025). Kehadiran tersebut langsung menarik perhatian warga karena Asfar datang langsung membaur bersama masyarakat.

Sejak pagi, warga bergerak cepat memperbaiki jembatan kayu Polo. Jembatan itu menjadi akses utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, warga memprioritaskan perbaikan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Jembatan Polo Miliki Peran Vital

Jembatan kayu Polo menghubungkan pemukiman warga dengan pusat kegiatan ekonomi. Setiap hari, masyarakat melintasi jembatan tersebut untuk membawa hasil pertanian dan menjalankan aktivitas sosial. Kondisi jembatan yang mulai lapuk mendorong kebutuhan perbaikan segera.

Atas dasar itu, Kepala Desa Harapan Jaya, Muryanto, menginisiasi perbaikan jembatan melalui gotong royong. Ia mengajak semua pihak terlibat aktif agar perbaikan berjalan cepat dan efektif. Ajakan tersebut mendapat respons positif.

Material Didukung Bupati dan PT BTIIG

Perbaikan jembatan menggunakan material bantuan dari Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf yang menyalurkan kayu dan bahan pendukung lain agar perbaikan berjalan maksimal.

Di sisi lain, PT BTIIG turut memberikan dukungan material. Bantuan tersebut mempercepat proses perbaikan dan meringankan beban masyarakat.

Hadiri Gotong Royong Jembatam Polo, Asfar: Bukan Pencitraan

Di tengah aktivitas warga, Asfar hadiri gotong royong Jembatan Polo dan langsung ikut bekerja serta berdialog dengan warga. Sikap tersebut menunjukkan keterlibatan nyata di lapangan.

Kehadirannya menjadi sorotan karena Asfar saat ini aktif membangun struktur Partai Amanat Nasional di Kabupaten Morowali. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kehadirannya tidak berkaitan dengan kepentingan politik.

“Saya hadir murni karena ketergerakan nurani. Ini panggilan moral. Saya merasa harus ikut bergotong royong,” tegas Asfar.

  Warga Parigi Tumpah Ruah di Kampanye Akbar Paslon BERANI di Kayubura Parimo

Hadiri Gotong Royong Jembatan Polo, Asfar Tegaskan Komitmen Sosial

Asfar menyatakan bahwa persoalan infrastruktur dasar harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, kepedulian tidak boleh menunggu jabatan atau momentum tertentu. Ia menilai gotong royong sebagai kekuatan utama masyarakat desa.

Lebih lanjut, Asfar mengapresiasi peran pemerintah daerah dan pihak swasta. Ia menilai kolaborasi tersebut mencerminkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan rakyat. Karena itu, ia kembali menegaskan alasan dirinya hadiri gotong royong Jembatan Polo.

Pemerintah Desa Sambut Positif Kolaborasi

Kepala Desa Harapan Jaya, Muryanto menyambut baik kehadiran Asfar serta bantuan berbagai pihak. Mereka merasa dukungan moral dan material mempercepat penyelesaian perbaikan jembatan. Selain itu, ia berharap kolaborasi serupa terus berlanjut.

“Melalui kegiatan ini, kita melihat contoh kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. Figur yang mau turun langsung memberi energi positif bagi kebersamaan desa,” ucap Muryanto.

Dengan semangat kebersamaan, perbaikan Jembatan Polo terus berjalan. Bagi Asfar, keputusan hadiri gotong royong Jembatan Polo bukan sekadar kehadiran fisik, melainkan wujud nyata panggilan jiwa untuk bekerja bersama masyarakat. (Ghaff/Teraskabar).