Morowali, Teraskabar.id– Jembatan Polo menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. Jembatan kayu ini menghubungkan Kecamatan Bumi Raya dan Kecamatan Bungku Barat. Setiap hari, warga memanfaatkannya untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan sosial. Kerja bakti perbaikan jembatan dilakukan demi masyarakat.
Karena kondisi jembatan terus menurun. Kayu mengalami pelapukan. Papan lantai kehilangan kekuatan. Situasi ini meningkatkan risiko keselamatan pengguna jalan.
Pemerintah daerah bertindak cepat. Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengambil langkah responsif demi menjaga akses vital masyarakat tetap berfungsi.
Respons Cepat Pemerintah Daerah
Bupati Morowali melakukan peninjauan langsung ke lokasi Jembatan Polo pada 8 Desember 2025. Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan material kayu.
Bupati menyalurkan bantuan melalui Kepala Desa Harapan Jaya, Muryanto. Bantuan ini mendukung perbaikan sementara sambil menunggu realisasi pembangunan jembatan beton permanen.
“Pak Bupati datang langsung dan memberikan bantuan material kayu untuk jembatan ini,” kata Muryanto.
Langkah cepat ini menunjukkan kepedulian nyata pemerintah daerah. Selain itu, tindakan ini mempertegas komitmen menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Kerja Bakti Perbaikan Jembatan Polo, Tindak Lanjuti Bantuan Bupati
Selain pemerintah daerah, sektor swasta turut mengambil peran. Manajemen PT BTIIG menyalurkan bantuan material sebagai bentuk dukungan sosial perusahaan.
Berkat dukungan tersebut, kerja bakti perbaikan Jembatan Polo dapat segera terlaksana. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (24/12/2025).
Kepala Desa Harapan Jaya, Muryanto menginisiasi langsung kegiatan tersebut. Warga Harapan Jaya terlibat aktif sejak pagi. Mereka bekerja sama memperbaiki struktur jembatan yang rusak.
Selanjutnya, kepala desa dari wilayah Bungku Barat turut hadir. Kepala Desa Uedago, Wata, dan Marga Mulya datang bersama warganya. Kehadiran lintas desa ini memperkuat solidaritas antarwilayah.

Sementara itu, aparat TNI dan Polri dari Polsek Bumi Raya ikut mendukung. Mereka membantu pengamanan dan memastikan kegiatan berjalan tertib.
Kegiatan kerja bakti perbaikan Jembatan ini juga mendapat perhatian dari Ketua Tim Kerja IBR, Asfar, SE, hadir langsung di lokasi. Asfar menyumbangkan 100 dos nasi untuk peserta kerja bakti. Bantuan konsumsi tersebut meningkatkan semangat seluruh peserta.
Selain itu, Ketua Umum DPP FMKI Morowali, Albar Djena, turut hadir. Kehadirannya menegaskan peran organisasi kepemudaan dalam gerakan sosial berbasis kolaborasi. Pada kesempatan tersebut, Muryanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Morowali atas perhatian dan bantuannya. Kami juga berterima kasih kepada Saudara Asfar, PT BTIIG, aparat TNI-Polri, para kepala desa, serta seluruh warga yang terlibat. Kebersamaan ini menjadi kekuatan utama masyarakat,” tegas Muryanto.

Menurutnya, kerja bakti perbaikan Jembatan tidak hanya memperbaiki akses fisik. Kegiatan ini juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepercayaan antarpihak.
Dengan adanya kerja bakti ini, masyarakat kembali merasa aman melintas. Aktivitas ekonomi berjalan lancar. Pemerintah daerah terus menyiapkan pembangunan jembatan beton sebagai solusi jangka panjang. (Ghaff/Teraskabar).







