Donggala, Teraskabar.id – Perayaan akhir tahun di Kabupaten Donggala tak sekadar diwarnai pesta kembang api dan dentuman musik. Lebih dari itu, semangat doa dan solidaritas kemanusiaan turut menggema dalam Festival Nyanyian Timur Akhir Tahun berlangsung di kawasan Pelabuhan Lama Kota Donggala, Rabu (31/12/2025).
Festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala tersebut dikemas secara berbeda. Selain menghadirkan hiburan gratis dan lapak UMKM bagi masyarakat, acara ini juga mengusung konsep “Charity for Aceh dan Sumatera” sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir di kedua wilayah tersebut.
Di balik kemeriahan acara, festival ini berhasil menggalang donasi sebesar Rp300.000.000. Dana tersebut dihimpun melalui open donasi dari para pengunjung, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala. Penggalangan dilakukan secara digital menggunakan QRIS maupun metode konvensional.
Perayaan Akhir Tahun di Donggala Membalas Kepedulian
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E, dalam sambutannya menegaskan pentingnya solidaritas antarsesama, terutama bagi masyarakat yang sedang tertimpa bencana.
“Solidaritas antar sesama manusia sangat penting, apalagi bagi saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera. Saat Donggala dilanda bencana pada tahun 2018, Aceh dan Sumatera adalah daerah yang paling banyak membantu kita,” ujar Vera Laruni.
Ia menambahkan, kini saatnya masyarakat Donggala membalas kepedulian tersebut dengan doa dan dukungan nyata.
“Sekarang giliran kita yang mendoakan dan menguatkan mereka,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Donggala juga mengajak seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala untuk berpartisipasi aktif dalam penggalangan donasi.
“Saya menginstruksikan kepada seluruh ASN dan PPPK di Kabupaten Donggala untuk mendonasikan uang sebesar Rp20.000 per orang bagi saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera,” tegasnya.
Tak hanya kepada ASN, ajakan serupa juga disampaikan kepada seluruh masyarakat yang hadir.
“Masyarakat yang hadir malam ini juga ayo, silakan donasikan sebagian rezeki kita untuk mereka yang ada di Aceh dan Sumatera,” tutup Vera Laruni.
Selain penggalangan dana, festival akhir tahun ini juga dirangkaikan dengan doa bersama lintas agama yang diikuti unsur Forkopimda, sebagai simbol solidaritas spiritual bagi seluruh korban bencana di Aceh dan Sumatera.
Festival Nyanyian Timur Akhir Tahun Kabupaten Donggala semakin semarak dengan penampilan band-band lokal serta suguhan istimewa dari musisi nasional Vicky Salamor dan Jacson Zeran, yang sukses memikat ribuan pengunjung.
Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Donggala menunjukkan bahwa perayaan akhir tahun tidak hanya tentang hiburan, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian kemanusiaan. (red/teraskabar)






