Morowali, Teraskabar.id — Tes urine 650 personel Yonif TP 825/Garuda Yudha Saktidilaksanakan, Kamis (25/12/2025). Kegiatan ini bertujuan mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan satuan.
Komando satuan menggerakkan kegiatan ini sebagai langkah tegas menjaga disiplin, integritas, dan kesiapan operasional prajurit.
Tes urine berlangsung tertib dan menyeluruh.
Seluruh prajurit mengikuti pemeriksaan tanpa pengecualian. Selain itu, satuan memastikan proses berjalan transparan serta sesuai prosedur. Oleh karena itu, kegiatan ini memperkuat kepercayaan internal dan publik terhadap profesionalisme TNI.
Tes Urine 650 Personel: Komitmen Menjaga Prajurit Bersih Narkoba
Pasi Intel Yonif TP 825/GYS, Letda Czi Abu Bakar, mengoordinasikan seluruh rangkaian pemeriksaan. Ia mengatur alur pemeriksaan, mengawasi pelaksanaan, serta memastikan setiap personel mengikuti tahapan dengan benar.
Dari test urine 650 personel ini, satuan menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap narkoba. Dengan demikian, Yonif TP 825/GYS menunjukkan komitmen kuat menjaga marwah institusi. Selain itu, kegiatan ini memperkuat budaya disiplin dan tanggung jawab kolektif di lingkungan prajurit.
Setiap personel menyerahkan sampel urine secara langsung. Petugas memeriksa hasil secara cermat. Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh personel negatif dari penyalahgunaan narkoba. Oleh sebab itu, satuan memastikan kondisi prajurit tetap prima dan siap melaksanakan tugas.
Pernyataan Komandan Yonif TP 825/GYS
Komandan Yonif TP 825/GYS, Letkol Inf Alkomar, S.I.P., M.Tr.Mil, menyampaikan sikap tegas terhadap bahaya narkoba. Ia menilai narkoba sebagai kejahatan luar biasa yang mengancam bangsa dan negara.
Karena itu, ia menginstruksikan pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan. Ia menegaskan bahwa test urine 650 personel bukan sekadar kegiatan seremonial. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi instrumen pengawasan internal yang efektif.
Dengan langkah tersebut, satuan mencegah potensi pelanggaran sejak dini. Lebih lanjut, komandan menekankan pentingnya keteladanan prajurit. Prajurit TNI, menurutnya, harus menjadi contoh bagi masyarakat. Oleh karena itu, satuan menutup semua celah yang berpotensi merusak moral dan kinerja.
Tes Urine 650 Personel: Upaya Preventif dan Profesionalisme Berkelanjutan
Yonif TP 825/GYS menjalankan pemeriksaan narkoba sebagai upaya preventif berkelanjutan. Selain itu, satuan mengintegrasikan pembinaan mental dan pengawasan melekat. Dengan strategi ini, satuan menjaga stabilitas dan kesiapsiagaan personel.
Dengan test urine 650 personel, Yonif TP 825/GYS memastikan setiap prajurit tetap fokus pada tugas pokok. Selain itu, satuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, prajurit mampu menjalankan penugasan dengan maksimal.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergi internal. Prajurit saling mengingatkan untuk menjauhi narkoba. Dengan demikian, satuan membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Dukungan Tugas dan Rencana Ke Depan
Yonif TP 825/GYS merencanakan pemeriksaan serupa secara berkala. Langkah ini memperkuat sistem pengendalian internal. Selain itu, satuan memastikan konsistensi penegakan aturan.
Melalui test urine 650 personel, Yonif TP 825/GYS menegaskan komitmen menjaga prajurit bersih narkoba. Oleh karena itu, satuan siap mendukung tugas TNI AD secara optimal.
Dengan disiplin kuat dan moral terjaga, Yonif TP 825/Garuda Yudha Sakti terus berdiri sebagai garda terdepan pengabdian kepada negara. (Ghaff/Teraskabar).






