Selasa, 13 Januari 2026

Bupati Morowali Lantik Bahdin Baid Pimpin BPBD

bupati morowali lantik bahdin baid pimpin bpbd
Bupati Morowali lantik Bahdin Baid pimpin BPBD, Senin (5/1/2026). Foto: IKP/Ghaff

Morowali, Teraskabar.id – Bupati Morowali lantik Bahdin Baid, SH, MH sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali. Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf, memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali, Senin (5/1/2026).

Pelantikan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Morowali mempercepat penataan struktur organisasi agar pelaksanaan program berjalan efektif sejak awal tahun. Pemerintah menempatkan pejabat definitif untuk menghindari kekosongan kewenangan.

Prosesi pelantikan berlangsung berdasarkan Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor 100.3.3.2/9/BKPSDMD/I/2026. Keputusan tersebut mengatur pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali secara sah dan terukur.

Sebelumnya, Bahdin Baid menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali. Selama menjabat, ia aktif mengawal kebijakan daerah dari sisi hukum dan tata kelola pemerintahan. Kini, ia memikul tanggung jawab baru yang lebih lapangan dan responsif.

Perkuat Kesiapsiagaan BPBD

Dalam sambutannya, Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan bahwa pelantikan ini bertujuan mempercepat kerja pemerintahan, khususnya dalam mendukung efektivitas pelaksanaan APBD Tahun 2026.

“Pelantikan ini kita lakukan agar tidak ada lagi saling menunggu dalam menjalankan program. Tahun 2026 program harus segera berjalan dan tidak terkendala karena pejabat definitifnya belum ada,” tegas Iksan.

BPBD memiliki peran strategis dalam melindungi masyarakat, menuntut kesiapsiagaan, kecepatan respons, serta koordinasi yang solid dalam menghadapi potensi bencana.

Pada momentum ini, Bupati Morowali lantik Bahdin dengan harapan BPBD mampu bekerja lebih sistematis. Pemerintah ingin mitigasi risiko bencana berjalan sejak hulu, bukan hanya saat keadaan darurat.

Bupati Morowali Lantik Bahdin Baid: Amanah dan Tanggung Jawab Publik

Bupati Iksan menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural. Jabatan mengandung amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas.

  Tri dan 1.000 Guru Foundation Buka Akses Digital di Pelosok Negeri

Ia meminta pejabat yang sudah dilantik, membangun sistem kerja yang profesional. Ia juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, keberhasilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat bergantung pada kesiapan, kejelasan prosedur, serta kecepatan pengambilan keputusan. Karena itu, pemerintah daerah menuntut kerja aktif dan terukur.

Dalam konteks tersebut, Bupati Morowali lantik Bahdin sebagai bagian dari komitmen memperkuat perlindungan masyarakat. Bupati ingin memastikan pemerintah hadir saat warga berada dalam situasi paling rentan.

Evaluasi Kinerja Jadi Ukuran

Di akhir sambutannya, Bupati Iksan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala. Ia juga menyampaikan bahwa rotasi jabatan tetap terbuka bagi pejabat yang tidak menunjukkan kinerja optimal dalam enam bulan ke depan. Pemerintah menerapkan prinsip hasil dan dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan Bupati Morowali lantik Bahdin ini menjadi penanda dimulainya penguatan peran BPBD di tahun 2026. Tentu, masyarakat Morowali mengharapkan penanggulangan bencana yang lebih cepat, terencana, dan berorientasi pada keselamatan. (Ghaff/Teraskabar).