Sabtu, 24 Januari 2026

GerakIn Silaturahmi dengan Bupati Morowali, Perkuat Komunikasi Warga di Kawasan Industri

gerakin silaturahmi dengan bupati morowali perkuat komunikasi warga di kawasan industri
GerakIn silaturahmi dengan Bupati Morowali perkuat komunikasi warga di kawasan industri. Foto: Ram

Morowali, Teraskabar.id – Komunitas Gerakan Warga Industri (GerakIn) melakukan silaturahmi dengan Bupati Morowali pada Senin (5/1/2026). Dalam kegiatan GerakIn silaturahmi dengan Bupati ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi antara warga yang tinggal dan bekerja di kawasan industri dengan pemerintah daerah.

GerakIn silaturahmi dengan Bupati menjadi agenda penting komunitas tersebut. GerakIn mendorong terciptanya dialog terbuka. Selain itu, GerakIn ingin memastikan aspirasi warga kawasan industri tersampaikan secara langsung kepada pemangku kebijakan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat. Semua pihak menunjukkan sikap terbuka. Dengan demikian, silaturahmi ini membangun keakraban sekaligus memperkuat kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah daerah Morowali.

GerakIn Silaturahmi dengan Bupati Jadi Ruang Dialog dan Kepercayaan

Bupati Morowali menilai silaturahmi sebagai ruang penting. Pemerintah daerah, menurutnya, harus menjaga komunikasi aktif dengan masyarakat. Terlebih lagi, kawasan industri memiliki dinamika sosial yang terus berkembang.

“Silaturahmi ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat di kawasan industri,” ujar Bupati Morowali.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun hubungan yang sehat dengan warga.

Oleh karena itu, GerakIn silaturahmi dengan Bupati Morowali tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Pertemuan ini membuka ruang dialog. Selain itu, pertemuan ini memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

GerakIn Silaturahmi dengan Bupati Morowali: Apresiasi GerakIn terhadap Keterbukaan Pemerintah Daerah

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan GerakIn, Hendra Susanto, menyampaikan apresiasi. Ia menilai kesediaan Bupati Morowali menerima silaturahmi sebagai bentuk perhatian nyata terhadap warga kawasan industri.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Morowali yang telah meluangkan waktu untuk menerima silaturahmi Gerakan Warga Industri (GerakIn) di tengah kesibukan beliau. Bagi kami, ini merupakan bentuk keterbukaan dan perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat,” ujar Hendra Susanto.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa GerakIn Silaturahmi dengan Bupati Morowali memberi dampak psikologis yang positif. Warga merasa dihargai. Selain itu, warga merasa dilibatkan dalam proses komunikasi pembangunan daerah.

Komitmen Kolaborasi di Kawasan Industri

GerakIn juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi secara positif. Komunitas ini ingin mendukung program pembangunan yang berkelanjutan. Fokus utama kolaborasi berada di kawasan industri Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP).

Kolaborasi ini bertujuan menjaga keseimbangan. Pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat. Selain itu, ketertiban sosial di kawasan industri harus tetap terjaga.

Dengan pendekatan kolaboratif, GerakIn berharap semua pihak bergerak searah. Pemerintah daerah menjalankan fungsi pengaturan. Sementara itu, masyarakat berperan aktif menjaga harmoni sosial.

GerakIn Tegaskan Peran sebagai Mitra Konstruktif

Melalui pertemuan ini, GerakIn kembali menegaskan komitmennya. Komunitas ini siap menjadi mitra yang konstruktif dan bertanggung jawab. GerakIn ingin berkontribusi nyata dalam
mendukung pembangunan daerah.

Silaturahmi dengan Bupati Morowali ini juga memperkuat posisi komunitas sebagai jembatan komunikasi. GerakIn menghubungkan kepentingan warga dan kebijakan pemerintah.

Dengan demikian, pembangunan kawasan industri Morowali dapat berjalan lebih inklusif.
Ke depan, GerakIn berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut. Dialog yang konsisten akan menciptakan stabilitas sosial. Pada akhirnya, sinergi antara pemerintah dan warga akan mendorong pembangunan Morowali yang berkelanjutan dan berkeadilan. (Ghaff/Teraskabar).