Jumat, 16 Januari 2026

Ahmad Hakim Kembali Pimpin PDI Perjuangan Morowali, Ada Apa?

ahmad hakim kembali pimpin pdip perjuangan morowali ada apa
Politisi PDIP Morowali, Ikhsan Arisandhy benarkan bahwa Ahmad Hakim kembali pimpin DPC PDIP Morowali, Selasa (13/1/2026). Foto: IAS/Ghaff

Morowali, Teraskabar.id – Meski belum memasuki tahun politik, dinamika politik di Morowali terus bergerak cepat dan penuh kejutan. Terlebih lagi, isu dari partai berlogo banteng langsung menyita perhatian publik. Pada konteks inilah Ahmad Hakim kembali menjadi perbincangan utama di ruang-ruang diskusi politik lokal.

Seiring dengan itu, perubahan kepemimpinan di tubuh PDI Perjuangan Morowali langsung memantik beragam tafsir. Bahkan, sebagian masyarakat membaca dinamika ini sebagai sinyal konsolidasi lanjutan. Oleh karena itu, perhatian publik pun menguat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, PDI Perjuangan sebelumnya menggelar konsolidasi tingkat provinsi serta kabupaten dan kota pada November 2025. Selanjutnya, partai melakukan evaluasi struktur organisasi secara menyeluruh. Dari proses itulah, keputusan strategis kemudian lahir.

H Ahmad Hakim yang sebelumnya menjabat Bendahara DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah memilih fokus ke penguatan basis daerah. Dengan demikian, Ahmad Hakim kembali memimpin Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Morowali.

Situasi tersebut langsung melahirkan spekulasi. Namun demikian, sebagian kalangan memilih menunggu penjelasan resmi.

Dinamika Organisasi yang Wajar

Pengamat lokal Dahlan Nuhun menanggapi perubahan ini secara moderat. Ia menilai dinamika internal partai sebagai hal yang lazim. Selain itu, ia melihat rotasi kader sebagai upaya menjaga efektivitas organisasi.

Menurut Dahlan, partai politik terus beradaptasi dengan kebutuhan daerah. Oleh sebab itu, penempatan ulang kader sering dilakukan. Dengan kata lain, partai mengutamakan kerja kolektif.

“Dalam partai politik, rotasi dan penyesuaian kepemimpinan berjalan secara wajar. Partai menjaga soliditas dan kinerja organisasi,” ujar Dahlan, Selasa (13/1/2026).

Lebih lanjut, Dahlan tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Ia menegaskan perubahan struktur tidak selalu berkaitan dengan kepentingan politik praktis. Karena itu, perlu melihat konteks secara utuh.

  Ahmad Hakim Dorong APH Segera Tuntaskan Kasus Pengeroyokan di Bahodopi Morowali

“Selama belum ada pernyataan resmi yang mengarah pada agenda politik tertentu, sebaiknya kita menilai ini sebagai urusan internal,” tambahnya.

Internal PDIP Membenarkan Informasi Bahwa Ahmad Hakim Kembali Pimpin DPC PDIP Morowali

Sementara itu, politisi PDI Perjuangan Ikhsan Arisandhy membenarkan kabar tersebut. Ia menyampaikan konfirmasi singkat namun jelas. Dengan demikian, informasi itu mendapatkan penguatan dari internal partai.

“Iya benar, Om Hakim kembali memimpin DPC PDI Perjuangan Morowali,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Ahmad Hakim kembali bukan sekadar isu liar. Namun, Ikhsan memilih tidak memaparkan alasan detail. Ia menjaga ruang internal partai tetap kondusif.

Saat dikonfirmasi terkait perubahan komposisi kepengurusan, Ikhsan menjawab singkat. “No comment, dan no problem,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan terbaru atau penjelasan resmi dari pihak PDIP Morowali terkait latar belakang dan arah kebijakan dari perubahan kepemimpinan tersebut.

Pada akhirnya, Ahmad Hakim kembali memimpin banteng Morowali di tengah dinamika politik yang terus bergerak. Oleh karena itu, perkembangan ini menegaskan bahwa politik lokal tetap hidup dan menyala, bahkan jauh sebelum tahun politik dimulai. (Ghaff/Teraskabar).