Sabtu, 24 Januari 2026

Muhlis Bergabung Ke PAN Morowali, Asfar Jadi Magnet Politik

muhlis bergabung ke pan morowali asfar jadi magnet politik
Muhlis bergabung ke PAN Morowali. Foto: Ghaff

Morowali, Teraskabar.id – Muhlis bergabung ke PAN setelah sebelumnya menyatakan enggan terlibat dalam partai politik. Pemerhati sosial asal Desa Wata, Kecamatan Bungku Barat itu akhirnya mengambil keputusan politik yang ia nilai paling rasional dan strategis. Langkah tersebut sekaligus menandai babak baru dalam hidupnya.

Keputusan itu Muhlis sampaikan saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (17/1/2026). Ia menegaskan bahwa pilihannya tidak lahir secara tiba-tiba. Sebaliknya, ia mengaku telah melalui proses panjang, pertimbangan matang, serta dialog batin yang serius sebelum menentukan sikap politik.

“Saya bergabung ke PAN. Saya sudah memutuskan dengan tekad yang bulat, bahwa PAN adalah rumah politik yang tepat untuk saya,” ujar Muhlis dengan nada yakin.

Selama ini, Muhlis dikenal luas sebagai pemerhati sosial yang sering menyuarakan persoalan masyarakat. Ia kerap memberi kritik terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat kecil. Namun demikian, ia memilih berada di luar struktur partai politik.

Akan tetapi, dinamika sosial dan politik di Morowali mendorongnya mengambil langkah berbeda. Menurut Muhlis, perjuangan sosial membutuhkan saluran politik yang terorganisir agar aspirasi masyarakat bisa terkonversi menjadi kebijakan nyata.

Muhlis Bergabung Ke PAN: Asfar Dinilai Jadi Daya Tarik Utama

Muhlis mengungkapkan bahwa kehadiran Asfar, SE sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Morowali menjadi faktor penting dalam keputusannya. Ia menilai Asfar memiliki kepemimpinan yang terbuka, komunikatif, dan berani mengambil sikap.

Selain itu, Muhlis melihat Asfar konsisten membangun PAN dari bawah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Oleh karena itu, ia menilai PAN tidak hanya hadir sebagai mesin elektoral, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran politik bagi rakyat.

“Kehadiran Pak Asfar menjadi magnet tersendiri. Saya melihat ada keberanian, keseriusan, dan keberpihakan yang nyata kepada masyarakat,” tegas Muhlis.

  Pangdam XXIII/Palaka Wira Disambut Hangat Pemerintah Daerah

Lebih jauh, ia menilai kepemimpinan Asfar mampu menyatukan aktivis sosial, pemuda, dan masyarakat akar rumput dalam satu visi politik yang sama. Dengan demikian, PAN ia nilai memiliki fondasi yang kuat untuk tumbuh di Morowali.

Optimisme Terhadap Masa Depan PAN Morowali

Muhlis bergabung ke PAN karena ia melihat potensi besar partai tersebut untuk menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan. Menurutnya, PAN memiliki peluang luas untuk memperluas basis dukungan jika tetap konsisten membuka ruang dialog publik.

Selain itu, ia menilai masyarakat Morowali membutuhkan partai yang mampu menjembatani aspirasi sosial dengan kebijakan politik. Dalam konteks tersebut, Muhlis bergabung ke PAN sebagai bentuk ikhtiar memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial secara lebih sistematis.

Ia juga menekankan pentingnya politik yang bersih, rasional, dan berpihak pada kepentingan publik. Karena itu, ia berharap PAN mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata dan keberpihakan yang konsisten.

“PAN punya potensi besar di Morowali. Jika partai ini tetap setia pada kepentingan rakyat, saya yakin PAN akan menjadi kekuatan politik yang relevan,” pungkasnya.

Bergabungnya Muhlis dinilai memperkuat wajah PAN Morowali sebagai partai yang terbuka terhadap gagasan, kritik, dan partisipasi masyarakat sipil. Dengan demikian, Muhlis bergabung ke PAN bukan sekadar keputusan personal dengan jabatan Wakil Ketua DPD PAN Morowali, melainkan juga sinyal perubahan arah politik yang lebih inklusif dan progresif. (Ghaff/Teraskabar).