Sabtu, 24 Januari 2026
Ekbis, Home  

Gubernur Sulteng Tekankan IMIP Tertib Tata Kelola Lingkungan

Gubernur Sulteng Tekankan IMIP Tertib Tata Kelola Lingkungan

Palu, Teraskabar.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid tekankan IMIP untuk tertib tata kelola lingkungan dan memastikan pembangunan industri di daerah berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat.

Didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah, Muchlis pada rapat koordinasi bersama 22 perusahaan tenant yang beroperasi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (20/01/2026), Gubernur Anwar menekankan bahwa keberadaan industri tidak boleh hanya berorientasi pada aktivitas di dalam kawasan, tetapi juga harus memiliki kepedulian nyata terhadap kondisi lingkungan dan sosial masyarakat di sekitar kawasan industri.

“Kita membahas banyak hal, terutama isu-isu penting dalam perbaikan tata kelola kawasan industri, baik dari sisi lingkungan hidup maupun kawasan di luar kawasan industri,” kata Anwar.

Gubernur Sulteng Tekankan IMIP Berpihak Kepentingan Masyarakat

‎‎Anwar mendorong agar seluruh perusahaan tenant IMIP berperan aktif dalam memperbaiki tata kelola kawasan industri secara menyeluruh, tertib, berkelanjutan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat dan lingkungan hidup.

‎‎“Kita membahas banyak hal, terutama isu-isu penting dalam perbaikan tata kelola kawasan industri, baik dari sisi lingkungan hidup maupun kawasan di luar kawasan industri,” kata Anwar.

‎‎Melalui pertemuan tersebut, Gubernur Anwar Hafid berharap berbagai persoalan lingkungan di sekitar kawasan IMIP dapat ditangani secara lebih sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri.

‎‎“Ini adalah hal yang sangat baik. Teman-teman di sini menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dan memiliki komitmen untuk terus memperbaiki tata kelola kawasan industri,” lanjutnya.

‎‎Lebih jauh, Anwar menegaskan bahwa tata kelola kawasan industri yang baik tidak hanya menyangkut aspek perlindungan lingkungan, tetapi juga mencakup isu ketenagakerjaan serta dampak sosial ekonomi bagi masyarakat lokal.

  Ketua DPD RI Apresiasi Sulteng Jadi Tuan Rumah Pertama Milad Nasional BKPRMI di Luar Jawa

‎‎Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan seluruh tenant IMIP mampu menciptakan ekosistem industri yang tidak hanya produktif, tetapi juga adil dan berkelanjutan.

‎‎“Semoga kerja sama ini membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendorong kawasan industri Morowali menjadi kawasan industri yang tertib, berkelanjutan, dan berkeadilan,” ujarnya. (red/teraskabar)