Sabtu, 24 Januari 2026

Nelayan Patah AS Kemudi di Perairan Bantaya Parimo Berhasil Dievakuasi

Nelayan Patah AS Kemudi di Perairan Bantaya Parimo Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi terhadap seorang nelayan yang mengalami patah AS kemudi, Rabu (21/1/2026). Foto: Kansar Palu

Palu, Teraskabar.id – Seorang nelayan yang mengalami insiden patah AS kemudi di saat sedang melaut di Perairan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan.

Korban bernama  Syamun (36) sebelumnya dilaporkan turun melaut di perairan Bantaya pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 17.00 Wita bersama rekan-rekannya. Karena cuaca kurang bersahabat, rekan korban yang lain kembali ke daratan dan korban berlindung di rompon sedangkan korban belum Kembali hingga esok harinya.

Upaya pencarian telah dilakukan dari pihak keluarga dan pemerintah setempat namun hasilnya nihil.

Menerima laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Parigi  beserta unsur potensi pada Rabu (21/1/2026), segera ke lokasi dan tiba sekitar pukul 10.05  Wita.

Pada pukul 10.35 Wita, Tim SAR gabungan pada saat melaksanakan pencarian mendapat informasi bahwa korban nelayan patah AS kemudi telah ditemukan  oleh nelayan setempat dengan kondisi  selamat pada koordinat 0°35’36.99″S – 120°14’30.67″E, jarak 1 Nm dari lokasi kejadian.

Selanjutnya korban dievakuasi ke desa Bantaya, Kecamatan Parigi dan diserahkan ke pihak keluarga.

Adapun menurut keterangan dari korban perahunya mengalami patah AS kemudi.

Dengan telah ditemukannya korban maka pukul 11.10 Wita, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup. Tim Rescue Pos SAR Parigi beserta unsur potensi SAR yang terlibat yaitu, Pos AL, Polair, Bhabinkamtibnas,  pemerintah desa setempat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih. (red/teraskabar)

  Krisis Air Bersih, Warga Desa Gangga Parimo Andalkan Air Sungai