Jumat, 30 Januari 2026

LSM Syukuran Kajari Poso Mutasi: Stop Kirim Kajari Tak Produktif

LSM Syukuran Kajari Poso Mutasi: Stop Kirim Kajari Tak Produktif
LSM pegiat anti korupsi Kabupaten Poso gelar aksi Jumat Berkah dirangkaikan syukuran atas mutasi Kajari Poso ke Blitar, Jumat (30/1/2026), di depan kantor Kajari Poso. Foto: Dedy

Poso, Teraskabar. id – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pegiat anti korupsi Kabupaten Poso aksi Jumat Berkah dirangkaikan syukuran atas mutasi kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Poso ke Blitar. Aksi berlangsung di depan gedung kantor Kejaksaan Negeri Poso tersebut dihadiri Gempur, Aksi dan Ampel

Menurut Moh. Rafiq dari LSM Aksi, kepada media ini mengatakan bahwa aksi ini adalah selain untuk jumat berkah, pihaknya juga merasa bersukur atas mutasi Kajari Poso.

” Ini adalah merupakan aksi syukuran atas penggantian Kajari Poso yang lama. Kenapa kami gelar syukuran ini sebab sejumlah laporan dugaan  korupsi di daerah ini yang kami laporkan, tak satupun yang ditindaklanjuti. Sehingga kami menilai mantan pejabat tersebut adalah tidak mampu atau memang sengaja tidak menggubrisnya,” ujarnya.

Ia berharap Kejagung tidak lagi mengirim sosok Kajari Poso yang tidak profesional atau sengaja buta serta tuli akan laporan-laporan masyarakat.

” Laporan dugaan korupsi yang kami laporkan yang didiamkan  seperti kasus dugaan korupsi Kades Dewua, peminjaman dan pembangnan RSUD Poso, Chromebook Poso, kasus  Bimtek Kades di Makassar, serta sejumlah kasus korupsi lainnya tidak digubris Kajari yang lama. Hal ini merupakan masukan kepada kejagung dan kejati Sulteng agar jangan lagi mengirim kajari yang mandul dan penakut seperti mantan Kejari Poso yang baru dimutasi ke Kabupaten Blitar tersebut, tidak berani ungkap perkara korupsi di Poso,” tegas Rafiq.

LSM Syukuran Kajari Poso Mutasi, Minta Kajari Baru yang Produktif

Senada disampaikan Ketua LSM Gempur Poso, Syainuddin Syamsuddin juga menekankan agar pihak Kejagung dan Korps Adyaksa agar secepatnya merespon semua laporan dugaan korupsi di daerah ini baik oleh masyarakat melalui LSM, agar fungsi pengawasan berjalan. LSM Gempur menyatakan selamat bertugas di daerah ini bagi Kajari Poso yang baru.

  Kapolda Sulteng Mutasi 603 Personel, Kasubbid Penmas Diisi Kompol Reky Pilperi

“Kami minta Kajari Poso yang baru bapak  Yos Arnol Tarigan agar bersama bersinergi  dalam menekan serta mengungkap kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di daerah. Kami berharap bapak selama bertugas di Bumi Sintuwu Maroso bisa dan berani mengungkap kasus – kasus agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini bisa pulih seperti dulu lagi,” harapnya.

Sedangkan  awal bertugas di daerah ini hampir dua tahun silam mantan Kajari Poso, Lie Putra Setiawan berjanji akan mengungkap sejumkah kasus korupsi kepada wartawan sesuai dengan SOP yang berlaku.

” Ungkap kasus korupsi tidak mudah jika tidak dibarengi dengan bukti dan fakta yang cukup. Saya adalah mantan penyidik KPK yang mengungkap kasus dugaan korupsi di maskapai Garuda Indonesia Airlines. Jadi semuanya harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Saat menjabat Kajari Poso, mantan Kajari sedang mengungkap dugaan korupsi proyek penahan tanah pada jalan Nasional di Desa Watuawu, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, yang dibangun dengan anggaran belasan miliar rupiah tahun anggaran 2023 dan roboh pada 2024, yang kasusnya naik status penyidikan sejak pertengahan tahun 2024, namun hingga bersangkutan dimutasi, Kajari kurun masa jabatannya belum menetapkan tersangka pada kasus-kasus tersebut. (deddy/teraskabar)