Poso, Teraskabar. id– SPBU Sayo nyaris hangus terbakar karena pengisian jeriken milik pengumpul pertalite saat antrean BBM. Beruntung kobaran api cepat dipadamkan dan tak menjalar ke seluruh tempat SPBU Sayo. Kesigapan pihak Damkar dan bantuan warga sekitar sehingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Kelurahan Sayo, Kecamatan Poso Kota Selatan, Kabupaten Poso, tak hangus terbakar.
Sekaitan dengan insiden tersebut, Satreskrim Polres Poso telah melakukan olah TKP. Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian, api dipicu oleh tindakan ceroboh seorang warga akibat percikan api dari sebuah korek api.
Kasat Reskrim Polres Poso, IPTU I Made Deva Dwi Wiguna, S.Tr.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula ketika seorang pria berinisial G bermain-main dengan korek api di area antrean.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal dari rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi di TKP, api muncul karena seorang warga inisial G bermain korek dan mengarahkannya ke jerigen yang berisi BBM jenis Pertalite,” ujar IPTU I Made Deva saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1,4 juta, yang mencakup empat buah jerigen beserta isinya yang ludes terbakar.
“Kerugian 4 jerigen yang berisi BBM jenis Pertalite terbakar dengan perkiraan senilai 1,4 juta rupiah. Manajemen SPBU Sayo akan membuat laporan terkait kejadian kebakaran ini, untuk memberikan efek jera kepada para pelansir BBM yang mengambil BBM jenis Pertalite di SPBU Sayo,” kata Kasat.
Sejak kemarin Polisi juga telah menyita barang bukti jerigen yang menjadi sumber kebakaran.
Kebakaran di SPBU Sayo yang terjadi sore hari itu viral dan mendapat reaksi negatif dari para warganet akibat bebasnya pengisian jerigen oleh pihak SPBU, yang sebenarnya tak dibenarkan oleh regulasi.
Menurut seorang warga inisial AP, kebakaran bermula ketika salah satu warga pengisi BBM menampung jerigen yang tak jauh dari lokasi nozzle pengisian.
Kemudian inisial G yang berada di penampungan jerigen bensin menyalakan korek api dengan tujuan iseng terhadap temanya namun berefek fatal dengan membesarnya sambaran api yang membuat warga sekitar panik.
Efek Jera dari SPBU Sayo Nyaris Terbakar
Menanggapi peristiwa yang meresahkan warga tersebut, manajemen SPBU Sayo menyatakan akan menempuh jalur hukum. Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera, terutama bagi para pelansir BBM yang kerap mengantre jerigen di lokasi tersebut.
Di sisi lain, pihak kepolisian mengambil langkah preventif yang sangat tegas terkait distribusi BBM di wilayah tersebut. IPTU I Made Deva menegaskan bahwa mulai saat ini, segala bentuk pengisian BBM menggunakan jerigen dihentikan sepenuhnya.
“Kami tegaskan, sementara tidak ada lagi pengisian jerigen dalam bentuk apa pun. Meskipun ada rekomendasi dari dinas terkait untuk pengambilan BBM, tetap dilarang menggunakan jerigen,” tegas Kasat Reskrim.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi terulangnya insiden serupa dan memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat umum saat melakukan pengisian bahan bakar di SPBU. (red/teraskabar)






