Sabtu, 31 Januari 2026

PCNU Morowali Gelar PD-PKPNU Angkatan I di Witaponda

pcnu morowali gelar pd pkpnu angkatan i di witaponda
PCNU Morowali gelar PD-PKNU angkatan I di Witaponda. Sandra Basrun didaulat sebagai Ketua Panitia. Foto: Dokist

Morowali, Teraskabar.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Morowali gelar Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan I sebagai langkah strategis penguatan kaderisasi. PCNU Morowali gelar PD-PKPNU pada Jumat (30/1/2026) hingga Ahad (1/2/2026).

Panitia memusatkan kegiatan di Pesantren Roudhatul Huda, Desa Puntari Makmur, Kecamatan Witaponda. Sejak awal, PD-PKPNU dilakukan untuk mencetak kader yang memiliki kesadaran ideologis, organisatoris, dan kebangsaan yang kokoh.

Selain itu, panitia menyusun agenda pendidikan secara sistematis. Dengan demikian, peserta mengikuti proses kaderisasi secara utuh dan terarah.

PCNU Morowali Gelar PD-PKPNU: Penguatan Ideologi dan Keorganisasian

Ketua Panitia Pelaksana, Sandra Basrun, menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini untuk memperkuat pemahaman kader terhadap jati diri Nahdlatul Ulama. Ia menjelaskan bahwa pendidikan ini menanamkan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai landasan berpikir dan bertindak. Oleh karena itu, peserta mempelajari materi ke-NU-an, keorganisasian, dan kebangsaan secara terpadu.

“Melalui PD-PKPNU, kami menyiapkan kader NU agar memahami jati diri organisasi secara utuh, memiliki kesadaran ideologis, keorganisasian, dan kebangsaan yang kuat, serta mampu membaca persoalan keumatan dan menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Sandra Basrun.

Selanjutnya, panitia menghadirkan pemateri yang mendorong diskusi aktif. Dengan metode tersebut, peserta mengasah daya kritis sekaligus memperkuat komitmen sosial. Karena itu, proses pendidikan berjalan dinamis dan partisipatif.

Pembentukan Karakter Kepemimpinan Kader

Sandra Basrun yang juga Sekretaris Kecamatan Witaponda, menyampaikan pula bahwa PD-PKPNU bertujuan untuk menanamkan karakter kepemimpinan yang tawadhu’, amanah, dan berpihak pada rakyat kecil. Selain itu, pendidikan ini mengarahkan kader agar berorientasi pada kemaslahatan umat. Melalui pendekatan tersebut, kader NU siap mengambil peran strategis di tengah masyarakat.

  IMIP Pacu Serapan Tenaga Kerja Lokal, Turunkan Angka Pengangguran

Lebih lanjut, kegiatan ini meneguhkan komitmen kebangsaan kader. Panitia menekankan pentingnya menjaga NKRI, mengamalkan Pancasila, serta merawat Bhinneka Tunggal Ika. Dengan begitu, kader NU mampu berdiri sebagai penggerak sosial yang moderat dan inklusif.

PCNU Morowali Gelar PD-PKPNU: Kader Siap Mengabdi

Pada akhirnya, PD-PKPNU menjadi investasi jangka panjang organisasi. Program ini melahirkan kader yang berpikir jernih, berakhlak mulia, dan militan secara etis. Oleh sebab itu, PCNU Morowali mendorong kader hasil PD-PKPNU untuk mengabdikan diri kepada agama, jam’iyah, dan bangsa secara berkelanjutan. (Ghaff/Teraskabar).