Buol, Teraskabar.id – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal milik seorang warga di Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, pada Kamis malam (19/2/2026). Ditinggal salat tarawih oleh pemilik rumah, terjadi insiden mengejutkan warga sekitar yang sedang beristirahat maupun yang tengah bersiap melaksanakan rangkaian ibadah di masjid.
Kejadian bermula ketika pemilik rumah, Zainal Tahir yang berusia 50 tahun, berangkat bersama istrinya, Ibu Nuraini, menuju Masjid Agung pada pukul 19.30 Wita. Keduanya meninggalkan rumah dalam keadaan berpenghuni untuk melaksanakan ibadah salat Isya yang dilanjutkan dengan salat Tarawih secara berjamaah bersama warga lainnya.
Di dalam rumah tersebut, masih terdapat tiga orang anggota keluarga yakni Boby yang merupakan adik ipar korban, serta dua anak korban bernama Agil dan Keyla. Suasana rumah yang semula tenang mendadak berubah mencekam sekitar pukul 20.30 Wita ketika kepulan asap dan percikan api mulai muncul dari salah satu bagian bangunan.
Boby yang menyadari adanya api segera berlari keluar rumah untuk meminta bantuan kepada masyarakat sekitar. Dengan nada panik, ia berteriak meminta tolong agar warga membantu memadamkan api yang mulai berkobar di dalam ruangan. Namun, material yang mudah terbakar membuat si jago merah dengan sangat cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan permanen tersebut.
Rumah Warga Terbakar saat Ditinggal Salat Tarawih
Melihat kobaran api yang kian tak terkendali, warga setempat langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buol. Sembari menunggu armada pemadam tiba, masyarakat bahu-membahu secara swadaya mencoba melokalisir api dengan peralatan seadanya agar tidak merembet ke pemukiman penduduk yang berada di sekitarnya.
Personel Polsek Biau yang dipimpin oleh Aiptu Bambang Djafar dan Bripka Zulkifli Tokke segera tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.00 Wita menggunakan kendaraan dinas Bhabinkamtibmas. Petugas kepolisian langsung mengambil tindakan cepat dengan mengamankan tempat kejadian perkara dan membantu proses evakuasi serta koordinasi di lapangan.
Setelah upaya keras dari tim pemadam kebakaran bersama personel kepolisian dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.15 Wita. Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materil yang diderita oleh keluarga Zainal Tahir diperkirakan mencapai angka tiga ratus juta rupiah mengingat satu unit rumah beserta isinya ludes terbakar.
Kapolsek Biau, Iptu Sudarmono, S.H., mengatakan, bahwa pihaknya telah bergerak cepat untuk mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pengamanan di lokasi agar penyelidikan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
“Kami telah menurunkan personel untuk mendatangi lokasi segera setelah menerima laporan guna membantu lokalisir TKP dan mencari saksi-saksi kunci. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Buol untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti dari munculnya titik api tersebut,” ujar Iptu Sudarmono, S.H.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan memeriksa kembali kondisi kelistrikan serta peralatan dapur sebelum meninggalkan rumah, terutama saat hendak melaksanakan ibadah di masjid dalam waktu yang cukup lama. (red/teraskabar)






