Minggu, 19 April 2026
Ekbis, Home  

Job Fair Sulteng 2026 dan Ujian Komitmen Perusahaan

Job Fair HUT Ke-62 Sulteng dan Ujian Komitmen Perusahaan
Gubernur Sulteng Anwar Hafid pada penutupan Semarak Sulteng Nambaso  di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Sabtu (18/04/2026) malam. Foto: Biro Adpim

Palu, Teraskabar.id – Job Fair Sulawesi Tengah (Sulteng) 2026 kembali digelar di Kota Palu. Kali ini kegiatan untuk mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal pada perusahaan yang berpartisipasi di Sulawesi Tengah (Sulteng) berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulteng.

Momen ini banyak dimanfaatkan oleh para pencari kerja lokal karena bisa berinteraksi langsung dengan perusahaan  yang membuka kesempatan berkarir di Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid meminta seluruh perusahaan yang berpartisipasi dalam Job Fair Semarak Sulteng Nambaso  (SSN) 2026 agar memprioritaskan tenaga kerja lokal yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sulawesi Tengah.

“Saya mengimbau kepada seluruh perusahaan yang membuka job fair kali ini agar menerima pekerja dengan KTP Sulteng,”  tegas Anwar Hafid pada penutupan Semarak Sulteng Nambaso  di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Sabtu (18/04/2026) malam.

Ia menegaskan peran penting dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memberikan kesempatan kerja bagi putra-putri daerah. Hal itu untuk memastikan masyarakat lokal dapat merasakan langsung manfaat pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus berkembang di Sulawesi Tengah.

Ia menekankan bahwa peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Sulteng Nambaso.

“Ini agar anak-anak kita bisa mendapat pekerjaan, sehingga Sulteng Nambaso bisa terwujud di kemudian hari,” tambahnya.

Pelaksanaan job fair dalam rangka HUT ke-62 Sulteng ini menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah provinsi dalam menghubungkan pencari kerja dengan dunia industri, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta.

Dengan pendekatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus menegaskan arah pembangunan yang inklusif, dengan menempatkan masyarakat lokal sebagai subjek utama dalam menikmati hasil pembangunan di daerahnya sendiri.

Job Fair Sulteng dan Peluang Tenaga Kerja Lokal

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulteng melalui Dinas Tenaga Kerja berkolaborasi dengan Universitas Tadulako melaksanakan  Job Fair 2025 bertajuk “BERANI Melangkah, Siap Kerja”. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 04 hingga 06 Agustus 2025 di Auditorium Utama Universitas Tadulako (Untad) Palu mendapat antusiasme tinggi dari para pencari kerja.

  Kunjungan Kerja Perdana Usai Dilantik, Gubernur Sulteng Buka Rembuk Budaya di Buol

Sejak pagi, ribuan pencari kerja dari berbagai daerah memadati lokasi acara. Lebih dari 50 perusahaan nasional dan lokal hadir langsung membuka peluang kerja, menawarkan lebih dari dua ribu lowongan di berbagai sektor. Dunia pertambangan, perhotelan, keuangan, hingga teknologi informasi bertemu di satu titik dengan satu harapan: mempertemukan tenaga kerja Sulawesi Tengah dengan masa depan yang lebih pasti.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, kala itu mendorong semua pelaku industry agar lebih serius memprioritaskan tenaga kerja lokal dan mengingatkan agar JOB Fair tersebut bukan sekadar seremoni.

“Saya tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi seremonial tahunan. Kalau dari hasil Job Fair ini, justru sebagian besar yang diterima bukan ber-KTP Sulawesi Tengah, maka tahun depan saya tidak akan hadir lagi. Kita harus pastikan rakyat kita sendiri yang merasakan manfaatnya,” tegas Gubernur.

Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi tidak akan ragu untuk mengevaluasi kegiatan semacam ini jika tidak memberi dampak nyata bagi warga lokal. “Kalau komposisinya masih 60 persen dari luar, saya anggap ini gagal. Tapi kalau 1.500 orang yang diterima itu berasal dari Sulawesi Tengah, saya akan dukung Job Fair ini setiap bulan,” ucapnya di hadapan peserta dan pelaku usaha.

Menurut Gubernur, Sulawesi Tengah setiap tahun meluluskan sekitar 23 ribu siswa SMA/SMK. Dari data yang dihimpun, separuh dari mereka memilih langsung bekerja daripada melanjutkan pendidikan. Tak hanya itu, puluhan ribu sarjana juga lahir tiap tahun di daerah ini. Tantangan terbesar bagi pemerintah adalah memastikan mereka tidak hanya selesai sekolah, tapi juga mendapatkan akses ke pekerjaan yang layak dan berkeadilan.

Gubernur menyoroti kawasan industri di Morowali dan Morowali Utara yang menyerap sekitar 300 ribu pekerja, tetapi mayoritas berasal dari luar Sulawesi Tengah. Begitu pula dengan rantai pasok kebutuhan pokok seperti beras, daging, dan telur yang masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Menurutnya, situasi ini tidak bisa terus dibiarkan.

  Dua Aplikasi Hasil Riset Tiru di Jabar Bakal Diterapkan di Sulteng

“Jangan sampai rakyat kita hanya jadi penonton di tanahnya sendiri. Tanah, air, dan kekayaan ini adalah milik mereka juga. Para pelaku usaha punya tanggung jawab moral untuk membuka ruang sebesar-besarnya bagi putra-putri Sulawesi Tengah,” kata Anwar Hafid.

Mencoba Peruntungan di 20 Perusahaan

Maya, salah satu dari ratusan peserta Job Fair Semarak Sulteng Nambaso 2026, mencoba peruntungan dengan memanfaatkan momentum rangkaian peringatan HUT ke-62 Sulawesi Tengah ini. Ia bersama beberapa teman sejawatnya yang mengantongi ijazah S1 mendatangi salah satu tenant di area Job Fair yang memberi peluang berkarir di perusahaan ekstraktif.

Ia berharap asa yang sempat kandas pada pelaksanaan Job Fair 2025 di Auditorium Utama Universitas Tadulako (Untad) Palu, bisa terwujud melalui Job Fair Semarak Sulteng Nambaso 2026. Kalimat memprioritaskan tenaga kerja lokal sebagaimana imbauan Gubernur Anwar Hafid, bisa menjadi komitmen para penyedia kerja yang beroperasi di Sulawesi Tengah melalui 20 perusahaan yang mengikuti Job Fair Sulteng 2026 dan menyiapkan 65 lowongan kerja (Loker).

Perusahaan tersebut adalah, Hotel Santika Palu tersedia posisi Pastry Cook untuk penempatan di Kota Palu, PT Adira Dinamika Multifinance tersedia posisi Magang disabilitas dan Remedial Officer untuk penempatan Kota Palu, PT Auto Indo Utama tersedia posisi Sales kemitraan untuk penempatan Kota Palu, PT Gunbuster Nickel Industry untuk posisi Translator Mandarin penempatan Morowali Utara.

Selanjutnya, PT Hengjaya Mineralindo beralamat di Morowali untuk posisi Assay Laboratory Foreman, Civil Engineering Supervisor, Cost dan Quality Control Foreman, Data Management Sipervisor, Document Control Staff, Electrical Supervisor, Environment Staff, Forestry Foreman, Geology Foreman, Geology Supervisor, GIS Data Processing Foreman, HCGS Staff, Industrial Hygine Foreman, Mine Plan Engineering Foreman, Monitoring Foreman, MPE Supervisor, Preparation Foreman, Quality Control Foreman. PT Prima Karya Sarana Sejahtera tersedia posisi Frontliner BUMN, Sales/Marketing/Penagihan untuk penempatan Kota Palu.

  Bakal Diramaikan Ribuan Guru, Gubernur Sulteng akan Hadiri di Perayaan HUT PGRI 2023

Kemudian, PT Sukses Mandiri Utama beralamat di Morowali Utara (Baby Sister penempatan Malaysia, Caregiver penempatan Taiwan, Domestic Worker penempatan Singapura, House Maid penempatan Hongkong, Housekeeper dan Family Cook penempatan malaysia).

Selanjutnya, PT Anlun New Material Technology beralamat di Morowali (Supervisor ekspor impor, Translator Mandarin), PT Delta Subur Permai beralamat di Kabupaten Banggai (Pemanane kelapa), PT Indonesia Huabao Industrial Park beralamat di Morowali (Operator Dump Truck), PT International Green Industrial Park beralamat di Morowali (Legal Spesialis, Mandarin Translator, Operator Crane Gantry, petugas pemadam kebakaran, Rigger/Lifting Signalman, Staf ESG, WWTP Operator).

Selain itu, PT PNM Cabang Palu beralamat di Kota Palu (Account Officer sebanyak 14 orang), PT Ruang Raya Indonesia tersedia dua posisi yaitu, Pengajar SD, SMP, SMA dan UTBK untuk penempatan Kota Palu dan Pengajar SMA untuk penempatan Banggai, PT Sawindo Cemerlang untuk penempatan Banggai (Pemanen Kelapa Sawit), PT Swakarya Insan Mandiri untuk penempatan Kota Palu (Field Colection), PT Trans Indonesia Superkoridor penampatan di Kendari (Instalasi Kabel Rumah), WII PT NNI 2026 lokasi Morowali Utara (Mekanik), Wira Mas Permai lokasi Banggai (Pemanen). (red)