Palu, Teraskabar.id – Dua aplikasi hasil riset di Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera diterapkan di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Wakil Gubernur Sulteng, Ma’mun Amir, menerima laporan dari Sekretaris Daerah Provinsi, Novalina, setelah kunjungan kerja di Jawa Barat yang melibatkan MoU antara Pemprov Sulteng dan Pemprov Jawa Barat.
Baca juga : DKP Sulteng Launching Aplikasi Smart Fishing
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan tentang dua aplikasi hasil riset yang dikembangkan di Jawa Barat, yaitu Aplikasi e-SAKIP dan Aplikasi Siap Jabar. Sekdaprov Sulteng Novalina menganggap kedua aplikasi ini memiliki nilai profesionalitas dan memberikan dampak besar pada aparatur sipil negara (ASN).
“Penggunaan kedua aplikasi ini akan mengintegrasikan informasi dan membuat penginputan data menjadi lebih efektif, terutama terkait dengan penggajian ASN,” kata Novalina kepada Wagub Sulteng sebagaimana rilis yang diterima media ini, Senin (5/6/2023).
Baca juga : 12 Atlet Biliar Nasional Bertarung di Open Tournament Tenn Ball Piala Gubernur Cup I
Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Biro Organisasi, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulteng kemudian melakukan presentasi teknis mengenai kedua aplikasi tersebut.
Baca juga : Dampak Pertambangan Trio Kencana Parimo, Akademisi IPB dan Untad Turun Riset
Wagub Ma’mun, setelah melihat manfaat dari kedua aplikasi tersebut, memberikan apresiasi. Aplikasi e-SAKIP dan Siap Jabar diharapkan dapat mendorong para aparatur untuk bekerja lebih efisien. Aplikasi e-SAKIP dianggap sangat cocok untuk diterapkan dan dikembangkan di BKD Sulteng karena dapat mempermudah proses administrasi, seperti kenaikan pangkat, pendapatan berkala, pensiun, dan informasi mengenai ASN berprestasi.
Baca juga : Aktor Besar di Pertambangan Trio Kencana Parimo
Wagub berharap bahwa kedua aplikasi ini dapat segera diimplementasikan di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. (teraskabar)






