Palu, Teraskabar.id- Relawan Merah Putih (RMP) Indonesia menggelar orientasi organisasi melalui Sekolah Penggerak RMP angkatan-I selama tiga hari, sejak Jumat, 24 hingga Ahad, 26 Juni 2022 di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Jalan Moh. Yamin Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Sebanyak 35 peserta mengikuti sekolah penggerak yang kali pertama dilaksanakan oleh RMP ini. Mereka terdiri dari pengurus pusat Koperasi RMP, pengurus ORMAS, pengurus Kota Palu bersama 8 kordinator kecamatan, serta pengurus Kabupaten Sigi 1 dan Sigi 2.
Baca juga : Tanam Jagung Lanjut di Tolitoli, Wagub Ma’mun: Tidak Ada Orang Miskin di Sulteng
Adapun mentor pada Sekolah Penggerak RMP angkatan I adalah, Arianto Sangadji, Efendi Kindangen dan Dedi Irawan. Dengan pelaksana Ton Aprianto, selaku ketua Bidang Pendidikan dan organisasi RMP Pusat.
Untuk diketahui, organisasi kemasyarakatan (ORMAS) RMP ini didirikan pasca-bencana 28 September 2018. Saat pendiriannya, seiring dengan pemenangan pasangan calon (Paslon) Rusdy-Ma’mun pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah 2020.
Baca juga : Petani Jagung di Buol Tak Perlu Lagi Kuatir Soal Pemasaran, Ini Alasannya
Ketua umum RMP Indonesia Mahfud Masuara kepada media ini, Ahad (26/2/2022), menjelaskan peserta orientasi organisasi melalui Sekolah Penggerak RMP angkatan I tersebut, berasal dari pengurus pusat Ormas dan Koperasi RMP.







