Sabtu, 24 Januari 2026

Ahmad Hakim Terpilih Jadi Ketua Umum POC Indonesia Periode 2026-2029

ahmad hakim terpilih jadi ketua umum poc indonesia periode 2026 2029
Pengusaha sekaligus Politisi asal Kabupaten Morowali, Ahmad Hakim terpilih jadi Ketua Umum POC Indonesia Periode 2026-2029, Sabtu (17/1/2026). Foto: t-poc

Makassar, Teraskabar.id – Pengusaha sekaligus politisi asal Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Ahmad Hakim terpilih jadi Ketua Umum Pajero Owner Community (POC) Indonesia melalui mekanisme aklamasi.

Rapat Besar Anggota (RBA) Keenam POC Indonesia yang berlangsung di Hotel Arya Duta, Makassar, Sabtu (17/1/2026), itu berjalan tertib, solid, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh perwakilan chapter secara bulat memberikan kepercayaan kepemimpinan kepada H. Ahmad Hakim, SH.

Keputusan aklamasi tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari anggota POC Indonesia terhadap figur Ahmad Hakim. Forum menilai sosok ini mampu membawa organisasi melangkah lebih modern, terstruktur, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi seluruh anggota di Indonesia.

Proses Pemilihan Berjalan Demokratis

Panitia kegiatan mengawal seluruh tahapan pemilihan secara terbuka dan demokratis. Peserta mengikuti agenda sidang dengan disiplin tinggi sejak awal hingga penetapan ketua umum.

Seluruh chapter sepakat mengusulkan satu nama. Kondisi tersebut mendorong forum menetapkan Ahmad Hakim secara aklamasi. Keputusan itu kemudian disahkan melalui ketukan palu pimpinan sidang.

Dengan demikian, Ahmad Hakim terpilih jadi Ketua Umum POC Indonesia tanpa melalui voting, sebuah indikator kuat soliditas internal organisasi.

Figur Pengusaha dan Politisi dengan Basis Akar Rumput

Ahmad Hakim dikenal sebagai pengusaha dan juga politisi yang tumbuh dari daerah. Ia membangun jejaring usaha sekaligus komunitas dengan pendekatan kekeluargaan. Pengalaman tersebut membentuk gaya kepemimpinan yang komunikatif, terbuka, dan berorientasi solusi.

Selain itu, Ahmad Hakim aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan komunitas. Ia memahami dinamika organisasi berbasis hobi yang membutuhkan keseimbangan antara manajemen modern dan kehangatan persaudaraan. Modal inilah yang membuat banyak chapter menaruh harapan besar pada kepemimpinannya.

Oleh karena itu, dukungan aklamasi tidak lahir secara instan. Dukungan tersebut muncul dari proses panjang interaksi, konsistensi, dan rekam jejak kepemimpinan yang dinilai relevan dengan tantangan POC Indonesia ke depan.

  Polisi dan Satgas Pungli Gerebek Pos Pungutan di Seba-Seba Morowali, Dua Orang Diperiksa

Visi: Modern, Transparan, dan Kekeluargaan

Ahmad Hakim memaparkan visi besar organisasi. Ia menargetkan POC Indonesia menjadi komunitas otomotif terdepan yang modern, transparan, dan tetap menjunjung nilai kekeluargaan.

Ia menegaskan bahwa transformasi organisasi tidak boleh menghilangkan identitas lama. Sebaliknya, organisasi harus menyempurnakan nilai lama melalui teknologi, sistem terbuka, dan tata kelola profesional. Pendekatan ini, menurutnya, akan memperkuat kepercayaan anggota.

Pada titik ini, Ahmad Hakim terpilih jadi pemimpin yang membawa gagasan perubahan tanpa memutus akar kebersamaan yang telah lama tumbuh di POC Indonesia.

Lima Misi Strategis POC Indonesia

Untuk merealisasikan visi tersebut, kepemimpinan baru menetapkan lima misi strategis. Pertama, organisasi harus menghadirkan manfaat langsung bagi anggota, baik dalam bentuk akses maupun diskon. Kedua, organisasi wajib menerapkan transformasi digital berbasis data.

Ketiga, POC Indonesia harus mengembangkan konsep touring yang bermakna, aman, dan berdampak positif bagi daerah tujuan. Keempat, organisasi perlu mendorong sinergi bisnis antaranggota agar ekonomi komunitas tumbuh secara kolektif. Kelima, POC Indonesia harus aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

Kelima misi tersebut saling terhubung dan saling menguatkan. Organisasi tidak lagi sekadar ruang berkumpul, tetapi berubah menjadi ekosistem yang memberi nilai tambah berkelanjutan.

Ahmad Hakim Terpilih Jadi Ketua Umum Komunitas Elit: Lima Pilar Program Kerja Unggulan

Kepemimpinan Ahmad Hakim kemudian menerjemahkan misi tersebut ke dalam lima pilar program kerja unggulan. Pilar pertama, Trust, menekankan transparansi dan kemandirian melalui laporan keuangan terbuka dan sistem cashback chapter.

Pilar kedua, Modern, mengusung konsep satu data melalui database terintegrasi dan penerapan E-KTA Sakti. Pilar ketiga, Benefit, memperkuat ekosistem ekonomi anggota melalui katalog digital usaha dan kerja sama korporasi yang konkret.

  743 Calon PPS Morowali Dinyatakan Berhak Ikut Seleksi wawancara

Pilar keempat, Protection, memberikan perlindungan nyata melalui bantuan hukum dan edukasi teknis kendaraan. Pilar kelima, Soul, memperkuat bonding dan inklusivitas melalui touring lintas chapter dan fasilitasi kegiatan lintas agama.

Melalui pilar tersebut, Ahmad Hakim terpilih jadi nahkoda yang menawarkan program terukur, bukan sekadar jargon organisasi.

Ahmad Hakim Terpilih Jadi Ketua Umum POC Indonesia: Komitmen Eksekusi, Bukan Sekadar Janji

Om Hakim (sapaan akrabnya), menekankan pentingnya eksekusi. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinannya akan fokus pada kerja nyata, target terukur, dan evaluasi berkala.

Ia menegaskan dirinya tidak hadir untuk mengganti mimpi lama anggota. Ia hadir untuk mengeksekusi mimpi tersebut agar menjadi kenyataan yang bisa dirasakan bersama.

Dengan mandat aklamasi dan dukungan penuh chapter, POC Indonesia memasuki fase baru. Organisasi kini bergerak menuju komunitas otomotif nasional yang solid, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman, di bawah kepemimpinan yang mendapat legitimasi penuh dari anggotanya. (Ghaff/Teraskabar).