Informasi yang berhasil diperoleh media ini dari beberapa warga di Dusun Lonja, menyebutkan bahwa anak itu diduga tersesat setelah pergi meninggalkan rumah karena kesal terhadap saudara kembarnya ketika berebut heandphone. Saat meninggalkan rumah, anak itu tersesat dan tidak mengetahui lagi jalan kembali ke rumahnya.
Terpisah, Kepala Dusun Lonja, Agus mengatakan, kasus ini belum bisa dikategorikan sebagai kasus penculikan anak. Posisinya sekarang masalah ini masih dalam tahap penyelidikan polisi.
“Sayapun berharap agar masyarakat tidak resah terkait informasi tentang dugaan penculikan anak. Karena masalah ini masih didalami oleh aparat kepolisian dalam hal ini Polres Sigi,” ujar Agus. (teraskabar)







