Senin, 12 Oktober 2026
Daerah  

Angka Stunting di Sulteng Masih Jauh di Atas Nasional

Angka Stunting di Sulteng Masih Jauh di Atas Nasional
Wagub Sulteng Ma'mun Amir bersama rombongan di lokasi Harganas ke-30 tahun 2023 di Banyuasin, Sumatera Selatan. Foto: Bir Admpim Setdaprov Sulteng

Palu, Teraskabar.id – Angka prevalensi stunting di Sulawesi Tengah (Sulteng) berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia tahun 2022, masih relatif  tinggi mencapai  28,2 persen. Angka ini menurun 1,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Walau mengalami penurunan, namun angka prevalensi stunting di Sulteng masih jauh di atas rata-rata  nasional sebesar 21,6 persen.

Tingginya angka prevalensi stunting di Sulteng menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulteng. Sehingga, peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tahun 2023 menjadi momentum bagi Pemprov Sulteng untuk menekan lajut pertumbuhan angka stunting di Sulteng.

Baca juga: Wabup Donggala Ajak NGO Tekan Angka Stunting

“Peringatan Hari Keluarga Nasional 2023 menjadi momentum yang tepat dalam penguatan komitmen bersama bagi seluruh lapisan masyarakat dalam upaya penguatan peran keluarga dalam percepatan penurunan stunting di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Wakil Gubernur Sulteng Ma’mun Amir saat menghadiri  puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tahun 2023.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (6/7/2023).

Baca juga: Percepatan Penanganan Stunting, Brimob Siapkan Personel dan Prasarana

Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulteng Hj.Halima, Kepala BKKBN Sulteng Tenny Calvenny Soriton, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Sulteng Tuty Zarfiana, ikut mendampingi Wagub Sulteng menghadiri puncak peringatan Harganas ke-30 di Banyuasin.

Wagub Ma’mun menambahkan, untuk mewujudkan keluarga bebas stunting untuk Indonesia dan Sulteng Sejahtera dan Maju, ia berkomitmen mendorong kabupaten/kota se-Sulteng berkolaborasi dengan PKK serta instansi terkait,  agar penanganan stunting lebih tepat sasaran, lebih akurat, lebih efektif dan efisien.

Baca juga: Genre Solusi Atasi 3 Masalah Remaja

  Pengusaha Tambang di Morowali Utara Sepakat Keroyok Rehab Jalan Towi-Kolonodale

“Insya Allah hasil Harganas akan kita sampaikan ke Bapak Gubernur H.Rusdy Mastura agar penanganan Stunting lebih komprehensif,” ujarnya. (Biro Adpim)