Selasa, 13 Januari 2026

Apel Umum di Kecamatan Bumi Raya, Bupati Tekankan Sinergi dan Disiplin

Apel Umum Di Kecamatan Bumi Raya, Bupati Tekankan Sinergi dan Disiplin
Bupati Morowali, Iksan Baharudin didampingi Wabup Iriane Iliyas memimpin Apel Umum Aparatur Desa se-Kecamatan Bumi Raya Tahun 2025 di Lapangan Sepak Bola Desa Bahonsuai, Kecamatan Bumi Raya, Kamis (19/6/2025). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.idPemerintah Kabupaten Morowalisukses menggelar Apel Umum Aparatur Desa se-Kecamatan Bumi Raya Tahun 2025 sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Bahonsuai, Kecamatan Bumi Raya, Kamis (19/6/2025).

Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, didampingi Wakil Bupati Iriane Iliyas. Kegiatan turut dihadiri oleh Asisten dan Staf Ahli Bupati, para kepala OPD, camat, perangkat desa, aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam amanatnya selaku pembina apel, Bupati Iksan menegaskan pentingnya peran aparatur desa sebagai garda terdepan dalam pemerintahan daerah. Ia menyebutkan bahwa pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas membutuhkan sinergi dan integritas seluruh elemen aparatur, terutama di tingkat desa.

“Aparatur desa adalah ujung tombak pemerintahan. Tanggung jawab dan kedisiplinan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Iriane Iliyas turut menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalisme aparatur desa. Menurutnya, kemampuan beradaptasi terhadap era digital dan keterbukaan informasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan pembangunan saat ini.

Apel umum tersebut juga menjadi ajang konsolidasi dan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dan sedang dijalankan di wilayah Kecamatan Bumi Raya. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan semangat kolaboratif antara pemerintah daerah dan aparatur desa dalam membangun Morowali yang lebih maju dan berdaya saing. (Ghaff/Teraskabar)

  KPU Tolitoli Batasi Massa Pendukung 4 Paslon Saat Pencabutan Nomor Urut