Minggu, 25 Januari 2026
Ekbis, Home  

APKASI Otonomi Ekspo 2025, Presiden Prabowo Kunjungi Stan Pameran Kabupaten Donggala

APKASI Otonomi Ekspo 2025, Presiden Prabowo Kunjungi Stan Pameran Kabupaten Donggala
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi stan pameran Kabupaten Donggala pada APKASI Otonomi Ekspo 2025, Jamis (28/8/2025), di ICD CBD Tangerang. Foto: Istimewa

Tangerang, Teraskabar.id  – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Ekspo 2025 resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, pada Kamis (28/8/2025) di ICE BSD, Tangerang. Iven  bergengsi ini dihadiri sekitar 150 bupati dari seluruh Indonesia.

Mengusung konsep pameran produk unggulan daerah, APKASI Otonomi Expo 2025 menghadirkan 240 stan pameran yang menampilkan kekayaan lokal mulai dari kuliner, pariwisata, hingga produk khas daerah.

Salah satu yang mencuri perhatian Presiden Prabowo adalah stan pameran milik Kabupaten Donggala.

Batik Bomba dan kuliner hasil UMKM warga Donggala menjadi salah satu produk yang menyita perhatian Presiden Republik Indonesia.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyampaikan rasa bahagianya atas kunjungan Bapak Presiden ke stan milik pemerintah Kabupaten Donggala.

“Saya sangat bahagia Bapak Presiden mengunjungi stan pameran Pemda Donggala”.

Melalui ajang ini, kita bisa menampilkan beragam keunggulan Donggala, mulai dari kekayaan alam, pariwisata, kuliner, hingga produk unggulan lainnya,” ujar Vera.

Vera Laruni menambahkan, pihaknya berkomitmen meningkatkan penampilan stan pameran pada tahun depan.

“Tahun depan, stan pameran Donggala kita buat lebih menarik lagi, dekorasinya maupun produk yang dipamerkan,” tutupnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Prabowo-Gibran.

Digelar selama tiga hari, 28–30 Agustus 2025, ekspo ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk daerah, tetapi juga difokuskan sebagai wadah transformasi ekonomi daerah. Sejumlah agenda strategis seperti forum bisnis, partnership matching, dan penandatanganan MoU turut dilaksanakan untuk membuka akses pasar global dan memperkuat rantai pasok daerah. (red/teraskabar)