Parimo, Teraskabar.id– Awal tahun 2024 sejumlah bumbu dapur dan sayuran di pasar tradisional Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terpantau mengalami penurunan harga.
Harga bumbu dapur, seperti cabai keriting dan cabai rawit turun drastis. Jika pada akhir tahun 2023, harga cabai keriting mencapai Rp 100 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 42 ribu per kilogram. Begitupun cabai rawit saat itu harganya melambung tinggi mencapai Rp 150 ribu perkilogram. Kini tahun 2024, harga cabai rawit turun menjadi Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram.
Baca juga: Cabai Rawit Kembali Jadi Penyumbang Inflasi Kota Palu di Juni 2022
Sebaliknya, harga tomat yang sebelumnya Rp18 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp 24 ribu per kilogram.
“Penurunan harga ini terjadi pada semua jenis cabai, termasuk, cabai keriting dan cabai rawit,” ujar Intan salah seorang pedagang cabai di Pasar Parigi, Rabu (17/1/2024).
Kemudian harga bawang merah dan bawang putih masih stabil, yakni Rp 40 ribu per kilogramnya. Menurut Intan, kenaikan harga tomat ini disebabkan cuaca yang tidak menentu. Sehingga, pasokan tomat dari petani berkurang.
Baca juga: Harga Cabai Rawit di Parimo Semakin Pedis, Kini Tembus Rp150 Ribu Per Kg
Meskipun harga sebagian bumbu dapur dan sayuran turun, namun tingkat penjualan di sejumlah lapak pedagang di pasar tersebut, tidak terlalu berpengaruh.
Ia menambahkan, naiknya harga tomat saat ini, banyak pembeli yang mengurangi jumlah pembelianya.
“Ada yang beli kadang hanya setengah kilo, sebab harganya mahal dibanding harga normal,” ujarnya. (teraskabar)








