Rabu, 10 Juni 2026

BPBD Poso: Data Sementara 5 Kecamatan dan 13 Desa Terdampak Gempa Poso 17 Agustus 2025

BPBD Poso: Data Sementara 5 Kecamatan dan 13 Desa Terdampak Gempa Poso 17 Agustus 2025
Kalak BPBD Poso, Darma Metusa, di lokasi bencana gempa, Gereja Elim Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir. Foto: Deddy

Poso, Teraskabar.id – Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Poso, Darma Metusa mengakui gempa magnitudo 6.0 pada hari Ahad (17/8/2025), menyebabkan kerusakan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum di 5 kecamatan dan 13 desa

Kalak BPBD Poso merincikan 13 desa terdampak tersebut adalah, Desa Masani, Tokorondo , Lape , Weralulu, Bega, seluruhnya di Kecamatan Poso Pesisir. Selanjutnya,  Desa Kilo, Maranda dan Desa Towu, masing-masing di Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Dua desa berikutnya yang terdampak yaitu, Desa Tangkura dan Desa Patiwunga, masing-masing  di Kecamatan  Poso Pesisir Selatan.

“Setelah dua kali gempa susulan semalam, kami menerima laporan dari berbagai pemerintah kecamatan dan desa di antaranya, ada dua desa di Kecamatan Lore Peore dengan 4 rumah terdampak rusak ringan , sama halnya dengan laporan dari Kecamatan Pamona Puselemba ada beberapa desa dan Kelurahan Tentena yang terdampak dengan kerusakan rumah ringan,” kata Darma kepada Teraskabar. Id melalui telepon, Senin siang (18/8/2025).

BPBD Poso lanjutnya, sedang dan terus berupaya menerjunkan tim TRC untuk melakukan pendataan dampak dari gempa Poso Pesisir itu.

Dia menambahkan pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan terus siaga satu mengingat masih terjadi gempa susulan, walau kekuatan gempanya sudah relatif kecil skala richternya dibanding gempa sebelumnya.

“Kami telah membangun tenda -tenda bersama dengan pihak TNI dan Polri untuk pengungsi di tempat yang aman sebab warga masih trauma,” ujarnya. (red/teraskabar)

  Akris Fattah Dilantik Jadi Kepala BPBD Sulteng, Arfan Gantikan Fahruddin