Sabtu, 24 Januari 2026
Ekbis, Home  

Budidaya Ikan Andalan Ekonomi Baru, Anwar Hafid Perluas Program BERANI Tangkap Banyak

Budidaya Ikan Andalan Ekonomi Baru, Anwar Hafid Perluas Program BERANI Tangkap Banyak
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid berkunjung ke komplek budidaya ikan Nilam dan Sidak di Kampung Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Jumat (16/01/2026). Foto: Biro Adpim

‎‎
Palu, Teraskabar.id – Budidaya ikan air tawar menjadi fokus perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai andalan sumber ekonomi baru bagi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki potensi lahan dan sumber air memadai.

Hal itu ditandai dengan kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid ke komplek budidaya ikan Nilam dan Sidak di Kampung Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Jumat (16/01/2026).

‎‎Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan program unggulan BERANI Tangkap Banyak, sebuah inisiatif strategis yang digagas Anwar Hafid untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah, tidak hanya berbasis laut, tetapi juga sektor darat.

‎“Ini salah satu peluang besar untuk merealisasikan program BERANI Tangkap Banyak jadi tidak hanya di laut tapi juga di darat,” kata Anwar.

‎Melalui program ini, Anwar Hafid mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar sebagai alternatif sumber pendapatan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki potensi lahan dan sumber air memadai.

Kawasan Khusus, Budidaya Ikan Andalan Ekonomi Baru

‎Ia berharap ke depan setiap daerah di Sulawesi Tengah dapat memiliki kawasan khusus untuk budidaya ikan, sehingga masyarakat bisa mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan mandiri.

‎“Kita berharap, impian saya suatu waktu ada tempat khusus untuk budidaya ikan Nilam dan Sidak, sehingga semua masyarakat bisa melakukan hal yang sama,” ujarnya.

‎Dalam kunjungan tersebut, Anwar Hafid didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, Yopie Morya Immanuel Patiro.

‎Kehadiran pemerintah daerah ini menjadi penegasan atas dukungan penuh Pemprov Sulawesi Tengah terhadap pelaku usaha perikanan budidaya.

‎Anwar Hafid juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan budidaya ikan berbasis kampung tematik, yang diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi baru berbasis potensi lokal.

‎“Kita rencananya ini ingin membentuk Kampung Tematik, kita coba usulkan nanti ke Pak Wali Kota Palu dan Bupati Sigi jadi dua di Kelurahan Petobo sama Desa Mpanau,” imbuhnya.

‎Anwar Hafid menegaskan bahwa program BERANI Tangkap Banyak tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

‎“Ini sangat luar biasa, mudah-mudahan bisa menjadi lapangan kerja bagi masyarakat dan menambah penghasilan rakyat,” ujar Anwar. (red/teraskabar)