Palu, Teraskabar.id– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah(Sulteng) telah mengajukan permintaan kepada pihak Bulog untuk melepas persediaan berasnya sesuai ketentuan di internal Bulog. Hal itu sebagai upaya memantapkan kestabilan harga beras yang mulai berangsur turun setelah sebelumnya harga beras di Kota Palu mencapai Rp18.000 per kilogram.
Direncanakan pada Rabu (16/7/2025), pihak Bulog bekerja sama dengan OPD Provinsi Sulawesi Tengah dan instansi vertikal akan melepas sebanyak 2 hingga 3 ton ke pasar untuk persediaan beras Medium. Beras tersebut akan disebar di beberapa tempat penjualan di wilayah Kota Palu dalam bentuk Program GPM atau Gerakan Pangan Murah.
Pelepasan stok beras Bulog tersebut sebagai kegiatan lanjutan dari kegiatan launching Bantuan Pangan Beras yang dilaksanakan pada Senin (14/7/2025) oleh Gubernur Sulteng Anwar Hafid, dengan jumlah beras mencapai 4.400 Ton.
Selain itu, untuk mendukung angkah strategis Pemprov Sulteng menjaga stabilitas harga pangan, khususnya komoditas beras, usai pengecekan harga beras di Pasar Inpres Manonda, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, dan Pasar Tradisional Masomba di Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (15/7/2025). Pengecekan tersebut sebagai tindaklanjut laporan kenaikan harga beras yang tembus pada harga Rp18.000 per kilogram.
Hadir pada kegiatan pengecekan beras secara langsung di lapangan tersebut yaitu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rudi Dewanto, S.E, M.M, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Richard A Djanggola, S.E,M.SA., Kepala Dinas TPH/Tanaman Pangan dan Hortikultura, Nelson M, SP., Plt Kepala Dinas Pangan, Rustam A, S.Ag, M,Si., perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan, perwakilan Biro Perekonomian, perwakilan Biro Adm Pimpinan/Kabag Protokol dan jajaran dan perwakilan Satpol PP, serta Pimpinan Wilayah Bulog Sulawesi Tengah, Elis Nurhayati dan perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah.
Sebagaimana diketahui, data persediaan beras per tanggal 15 Juli 2025 di Gudang Bulog Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, tercatat lebih dari 3.000 Ton dan Bulog Sulawesi Tengah secara total mempunyai persediaan beras lebih dari 28.500 Ton. Jumlah tersebut dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat di Sulawesi Tengah hingga masa panen berikutnya. (red/teraskabar)







