Minggu, 25 Januari 2026

Bupati Donggala Akui Pembangunan Rumah Sakit Kabelota Tanpa Pertimbangan Matang

Bupati Donggala Akui Pembangunan Rumah Sakit Kabelota Tanpa Pertimbangan Matang
Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat meninjau RS Kabelota sehari setelah banjir melanda beberapa lokasi di wilayah terdampak di Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (2/4/2025). Foto: Kiriman Azman

Donggala, Teraskabar.idBupati Donggala Vera Elena Larunimengakui pembangunan Rumah Sakit Kabelota tidak melalui pertimbangan yang matang. Sehingga, rumah sakit kebanggaan masyarakat Donggala itu rencananya akan mengalami perbaikan.

“Kalau di Komplek Rumah Sakit Kabelota kami juga sudah cek, memang pembangunannya tidak melalui pertimbangan yang matang, apalagi lihat konturnya. Kami juga akan melakukan perbaikan,” kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat meninjau RS Kabelota sehari setelah banjir melanda beberapa lokasi di wilayah terdampak di Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (2/4/2025). 

Bupati Donggala Vera Elena Laruni, S.E., saat meninjau RS Kabelota dan sejumlah wilayah terdampak,  didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Kepala Badan BPBD, Sekdis DPKAD, Direktur Rumah Sakit Kabelota dan Camat Banawa.

Kedatangan Vera Elena Laruni bersama suami, Ronny Tanusaputra ingin memastikan kondisi terkini masyarakat yang terdampak banjir akibat luapan air sungai di wilayah Kota Donggala.

Selain itu, dalam rombongannya, Bupati Donggala sudah mengikutsertakan tim teknis dari Dinas PU Kabupaten dan Sekretaris DPKAD Kabupaten Donggala untuk menghitung sekaligus mengerjakan normalisasi bantaran sungai Maleni Kilo 3 dan beberapa titik yang perlu dilakukan perbaikan drainase.

“Saya sudah mengajak Kepala Bidang dari Dinas PU untuk merencanakan normalisasi sungai Maleni sebagai solusi jangka pendek,” ujar Bupati Donggala.

Bupati menegaskan, normalisasi akan segera dilaksanakan setelah libur Idulfitri berakhir.

“Insya Allah setelah jadwal libur selesai, normalisasi dan perbaikan beberapa titik drainase akan kita kerjakan. Mohon doanya,” harap Bupati Donggala.

Langkah normalisasi katanya, sangat mendesak dilakukan setelah mengecek langsung lokasi, dan memang kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan, banyak warga yang tinggal dibantaran sungai.

“Sebagai solusi jangka pendek saya sudah memerintahkan tim teknis dari PU Donggala untuk melakukan pekerjaan normalisasi sungai. Ada juga Sekdis DPKAD untuk hitung anggarannya,” tegas Vera Laruni.

  Militer Israel Larang Mempublikasikan Lokasi Sasaran Rudal Fattah Garda Revolusi Iran

Ia menjelaskan, secara bertahap akan membenahi wilayah bantaran sungai. “Pelan-pelan kita akan benahi warga yang tinggal dibantaran sungai ini. Jika memungkinkan, kita akan relokasi ke tempat lain, kami akan menyiapkan lahan dan tempatnya. Ini sebagai solusi jangka panjang kedepan,” ujar Vera Laruni.

Bupati Vera Laruni menambahkan, ia bersama rombongan juga sudah meninjau di sekitaran pasar Ganti. Kondisinya juga sudah sangat parah. Solusinya, ada beberapa wilayah harus segera dibebaskan lahannya, agar aliran sungai bisa mengarah kebantaran sungai utama.

Olehnya, ia mengimbau kepada seluruh warga Donggala,  untuk menjaga lingkungan sekitar, jangan buang sampah sembarangan. “Nanti kami akan buat aturannya, biar lebih tertib,” tutup Vera Laruni. (red/teraskabar)