Selasa, 13 Januari 2026

Bupati Donggala Serahkan Kapal dan Perlengkapan Alat Tangkap kepada Nelayan

Bupati Donggala Serahkan Kapal dan Perlengkapan Alat Tangkap kepada Nelayan

Donggala, Teraskabar.id – Bupati Donggala Vera Elena Laruni serahkan bantuan untuk program pemberdayaan nelayan berupa bantuan perahu atau kapal nelayan berukuran 3–5 GT, alat tangkap hand line, alat keselamatan laut, serta alat pendeteksi ikan (fish finder digital). Penyerahan bantuan tersebut  kepada kelompok nelayan di Kecamatan Banawa, Sindue Tombusabora, serta wilayah pesisir sekitarnya pada Senin (29/12/2025).

Penyerahan bantuan sebagai bagian dari kerja akhir tahun 2025 ini, wujud implementasi komitmen Pemerintah Kabupaten Donggala untuk terus bergerak cepat mewujudkan Program Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan Ekonomi Biru di sektor kelautan dan perikanan.  

Upaya ini merupakan bagian dari penjabaran visi pembangunan Donggala Sejahtera, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan nelayan melalui penguatan kelembagaan serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Tangkap.

“Penguatan sektor kelautan dan perikanan adalah kunci pembangunan daerah pesisir. Nelayan harus didukung tidak hanya dengan semangat, tetapi juga dengan alat kerja yang memadai agar produktivitas dan keselamatan mereka meningkat,” ujar Bupati Donggala.

Bupati Donggala Serahkan Kapal, Dorong Pemberdayaan Perempuan

Selain menyasar nelayan tangkap, Pemerintah Kabupaten Donggala juga mendorong pemberdayaan kelompok ibu-ibu pengolah dan pemasar hasil perikanan. Dukungan diberikan dalam bentuk bantuan kemasan produk olahan perikanan serta fasilitasi sertifikasi halal, guna meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Pelayanan sektor perikanan di Kabupaten Donggala mencakup wilayah pesisir yang sangat luas, mulai dari Pesisir Surumana di Kecamatan Banawa Selatan hingga Pesisir Ogoamas di Kecamatan Sojol Utara. Dengan kondisi geografis tersebut, pelaksanaan program pemberdayaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran daerah.

  PB Alkhairaat Instruksikan Komwil dan Komda Laporkan Penghina Guru Tua

Meski demikian, Bupati Donggala menegaskan komitmennya untuk memastikan pelayanan pemberdayaan nelayan, pembudidaya ikan, serta kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan dapat diberikan secara optimal, merata, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat pesisir.

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat pesisir tidak tertinggal. Program ini akan terus kami lanjutkan secara berkesinambungan demi masa depan Donggala yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tegasnya. (red/teraskabar)