Morowali, Teraskabar.id – Bupati Morowali banjir pujian setelah sikap tegasnya membela tenaga honorer viral di media sosial. Pernyataan terbuka Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, langsung menarik perhatian publik.
Melalui sebuah unggahan video di TikTok, ia menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada honorer. Karena itu, warganet dari berbagai daerah memberikan respons positif dan apresiasi luas.
Selain itu, video tersebut menyebar cepat di jagat maya. Unggahan dari akun resmi @iksanbaharudin_ menampilkan pernyataan Iksan saat memimpin apel. Dalam rekaman itu, ia menolak kebijakan merumahkan tenaga honorer.
Bahkan, ia secara eksplisit meminta agar honorer yang sempat dirumahkan segera dipanggil kembali. Sikap ini kemudian memicu gelombang komentar dukungan.
Pernyataan Tegas Bupati Jadi Sorotan
Video berdurasi 1 menit 15 detik itu mencatat lebih dari 175 ribu penayangan. Angka tersebut terus bertambah seiring meningkatnya interaksi warganet. Dengan nada tegas, Iksan menyampaikan penolakannya terhadap kebijakan yang merugikan honorer. Ia menilai kebijakan tersebut tidak mencerminkan keadilan sosial.
Lebih lanjut, pernyataan itu memperlihatkan keberanian seorang kepala daerah. Iksan tidak berbicara normatif. Sebaliknya, ia menyampaikan sikap secara lugas dan terbuka. Oleh karena itu, publik menilai langkah tersebut jarang ditemui pada banyak pemimpin daerah.
Di sisi lain, warganet menilai pernyataan tersebut sebagai angin segar. Banyak daerah masih bergulat dengan polemik honorer. Namun, Iksan justru mengambil posisi berlawanan. Karena alasan itu, Bupati Morowali banjir pujian bergema di kolom komentar.
Warganet Puji Kepemimpinan Humanis
Respons publik muncul dengan cepat. Banyak akun memberikan komentar bernada apresiatif. Mereka memuji keberanian, kejujuran, dan sikap kemanusiaan Iksan. Bahkan, sebagian warganet menyebutnya sebagai pemimpin langka.
Selain pujian, komentar penuh empati juga membanjiri unggahan tersebut. Warganet menilai Iksan mampu memanusiakan manusia. Mereka melihat sikap tersebut sebagai bentuk kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kecil. Dengan demikian, citra positif terus menguat.
Tak berhenti di situ, sejumlah komentar menyuarakan harapan besar. Warganet berharap pemimpin lain meniru langkah serupa. Sebab, isu honorer menyentuh hajat hidup banyak keluarga. Oleh karena itu, Bupati Morowali banjir pujian tidak hanya karena keberanian, tetapi juga karena empati.
Bupati Morowali Banjir Pujian, Warga Komentar Ingin Pindah Domisili
Menariknya, beberapa warga TikTok menyampaikan keinginan pindah domisili. Mereka mengaku kagum dengan kepemimpinan Iksan. Pernyataan itu muncul berulang kali di kolom komentar.
“Bolehkah saya pindah kesana?” komentar akun @eciqmariciq.
“Bolehkah saya pindahkan ke sana bapak, kami di sini di rumahkan semua pak,” komentar akun @iam_endahPs.

Lebih jauh, keinginan pindah domisili mencerminkan harapan akan keadilan. Warganet merasa pemimpin seperti Iksan memberi rasa aman. Oleh sebab itu, mereka membayangkan kehidupan yang lebih manusiawi di Morowali.
Sementara itu, viralnya video ini menjadi refleksi penting. Kebijakan publik tidak boleh melupakan nilai kemanusiaan. Administrasi tetap penting. Namun, empati harus berjalan seiring. Di titik inilah ditegaskan bahwa Bupati Morowali banjir pujian karena keberpihakannya pada honorer.
Pada akhirnya, sikap Iksan memperlihatkan wajah kepemimpinan yang tegas dan peduli. Ia tidak hanya mengelola pemerintahan. Ia juga menjaga martabat manusia. (Ghaff/Teraskabar).






