Sabtu, 24 Januari 2026

Bupati Morowali Terima Penghargaan, Apa Itu Anugerah Cita Negeri?

"Penghargaan ini saya persembahkan untuk rakyat Morowali, ” ucap Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf.

bupati morowali terima penghargaan apa itu anugerah cita negeri
Bupati Morowali terima penghargaan Anugerah Cita Negeri kategori Cita Daerah Sehat dan Sejahtera untuk Program Jemput Sakit Pulang Sehat dari Kompas TV, Senin (10/11/2025). Foto: IKP/Ghaff

Jakarta, Teraskabar.id – Pada ajang Apresiasi Pemimpin Daerah Menuju Indonesia Emas: Anugerah Cita Negeri 2025, Bupati Morowali terima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi pelayanan publik yang dinilai membawa dampak signifikan bagi masyarakat.

Penghargaan yang diterima ini, sering disebut sebagai bentuk pengakuan terhadap kepemimpinan daerah yang mempertegas peran Morowali sebagai daerah yang mampu menggabungkan tata kelola pemerintahan modern dengan prinsip inklusivitas.

Dalam wawancara usai menerima trofi penghargaan di Studio 1 Menara Kompas TV, Jakarta, Senin (10/11/2025), Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan bahwa pencapaian itu bukanlah kemenangan pribadi.

Ia menyatakan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif.

“Alhamdulillah, terima kasih atas penghargaannya. Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Kabupaten Morowali. Kami hanya penggagas, tetapi yang membuat Morowali sampai pada titik ini adalah kerja keras dan kebersamaan seluruh masyarakat. Penghargaan ini saya persembahkan untuk rakyat Morowali, ” ucapnya.

Anugerah Cita Negeri adalah penghargaan nasional yang diselenggarakan oleh Kompas TV sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan pembangunan inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Gelaran ini menjadi sorotan publik sejak penyelenggaraan besar pada tahun 2025, ketika berbagai bupati dan wali kota menerima penghargaan dalam kategori seperti Cita Daerah Inovasi Berkelanjutan, Cita Daerah Sehat dan Sejahtera, Pekerjaan Layak & Ekonomi Lokal, serta Cita Daerah Damai dan Inklusi.

Dalam momentum ini, Bupati Morowali terima penghargaan Anugerah Cita Negeri kategori Cita Daerah Sehat dan Sejahtera untuk program Jemput Sakit Pulang Sehat.

Kompas TV merancang penghargaan tersebut dengan menekankan nilai kepemimpinan dengan hati, yakni model kepemimpinan yang tidak hanya mengutamakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menempatkan manusia, keberlanjutan lingkungan, dan solidaritas sosial sebagai pusat perhatian.

  Fenomena ‘Migrasi’ Beras, Wagub Sulteng Instruksikan Percepat Stabilkan Harga Beras

Nilai tersebut tercermin pada desain piala berbahan daur ulang, simbol bahwa pembangunan harus selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Penyelenggaraan ajang ini dipusatkan di Studio Kompas TV dan dihadiri tokoh nasional serta pemimpin daerah dari seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu gelaran apresiasi pemerintah daerah dengan sorotan publik paling kuat.

Bagi para kepala daerah, penghargaan ini berfungsi sebagai pengakuan atas konsistensi mereka dalam memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

Secara keseluruhan, Anugerah Cita Negeri telah berkembang menjadi ruang apresiasi bagi pemerintah daerah yang bekerja melampaui standar, sekaligus mendorong munculnya praktik pemerintahan yang lebih manusiawi dan visioner.

Dalam konteks ketika Bupati Morowali terima penghargaan ini, menunjukkan bahwa capaian Morowali tidak hanya terbatas pada satu sektor. Bupati Iksan menegaskan bahwa keberhasilan itu merupakan hasil kerja terpadu lintas dinas, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, pelayanan sosial, hingga dinas teknis yang menjaga keberlanjutan layanan dasar masyarakat.

“Ini bukan kemenangan bupati saja, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Morowali. Semua dinas harus terus bekerja kuat, menunjukkan prestasinya, dan memberikan pelayanan terbaik untuk daerah yang kita cintai,” ujarnya.

Penghargaan seperti Anugerah Cita Negeri berfungsi sebagai indikator efektivitas tata kelola daerah, memperlihatkan bahwa Morowali mengembangkan model collaborative governance yang memadukan kepemimpinan birokratis, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan data dalam perumusan kebijakan.

Bupati Iksan menyampaikan bahwa penghargaan tersebut harus menjadi momentum untuk memperbaiki standar pelayanan publik, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan memperkuat budaya kerja berbasis akuntabilitas.

Bagi Bupati Iksan, menerima penghargaan nasional berarti membuka fase baru dalam pembangunan daerah. Penghargaan ini mempertegas kebutuhan untuk memperluas inovasi di berbagai lini, termasuk digitalisasi pelayanan, penguatan pendidikan, peningkatan kesehatan masyarakat, dan penataan lingkungan berkelanjutan.

  Operasi Zebra Lampura Berlangsung Humanis, 57 Pengendara Hanya Ditegur

Mengakhiri keterangannya, Bupati Iksan kembali menegaskan bahwa momen Bupati Morowali terima penghargaan ini harus dipahami sebagai kemenangan bersama, bukan kemenangan personal.

Ia berharap semangat kolaboratif yang selama ini terbangun dapat terus diperkuat, sehingga Morowali mampu menjawab dinamika perubahan dengan kualitas pelayanan publik yang semakin unggul.

“Ke depan, kita ingin semua sektor semakin menunjukkan prestasi. Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal dari komitmen baru untuk memajukan Morowali,” tegasnya.

Dengan fondasi tata kelola yang inklusif dan berorientasi keberlanjutan, Morowali kini diharapkan berada pada jalur yang kuat untuk mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (Ghaff/Teraskabar).