Donggala, Teraskabar.id – Bupati Donggala Vera Elena Laruni menekankan tiga poin kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Donggala.
Poin pertama kata Vera, Bupati perempuan pertama di Donggala ini menekankan, ia bersama Wakil Bupati, Taufik M. Burhan tak mau mau diwarisi birokrasi yang korupsi, tidak jujur, dan tidak berkompoten.
Kedua, meneruskan pesan Presiden Prabowo pada saat retret kepala daerah bahwa, tidak boleh ada kegaiatan pemborosan uang rakyat.
Ketiga, tidak boleh ada pejabatan eselon mulai dari Kadis, Kabag, Kabid, dan ASN lainnya mencoba main proyek.
“Banyak saya menerima laporan bahwa ada ASN main proyek, ini tidak boleh lagi. Tolong buat program yang menyetuh kepada rakyat, kami akan mendukung,” kata Bupati Vera Laruni saat memimpin rapat konsolidasi pimpinan dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Selasa (4/3/2025), didampingi Wakil Bupati Taufik M. Burhan.
Rapat konsolidasi yang dilaksanakan di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala ini menjadi momentum awal bagi Bupati dan Wakil Bupati Donggala untuk menyatukan visi dan strategi dalam pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Vera membahas berbagai aspek pemerintahan untuk memastikan kelancaran program kerja yang selaras dengan Asta Cita Parabowo-Gibran.
“Rapat ini ruang untuk menyatukan Visi dan Misi. Setiap ide merupakan benih perubahan yang tumbuh menjadi pohon harapan bagi masyarakat Donggala,” katanya.
Vera mengajak seluruh jajarannya untuk melakukan pendekatan secara kekeluargaan, serta berbicara dengan hati dan mendengar dengan perhatian. Dia menekankan, dengan kebersamaan dapat membawa perubahan.
“Ingatlah, bahwa kebersamaan adalah kekuatan yang mampu merubah langit mendung menjadi cerah,” kata dia.
Vera menerangkan, Donggala memiliki potensi yang kaya dan saat ini berada diambang perubahan, karena memiliki posisi strategis sebagai penyanggah ibukota. Hal ini menjadi peluang untuk merubah tantangan menjadi peluang nyata.
“Kita mengasuh potensi daerah ini sepenuh hati dengan perencanaan yang matang. Namun diperlukan integritas dan Kerjasama antar pimpinan menjadi pendorong dalam mengatasi segala tantangan,” ungkap Vera.
Lebih jauh, Vera meminta jajarannya agar bekerja bukan hanya mengutamakan hasil, tapi harus disertai dengan kejujuran dan akuntabel. Ia bersama wakil bupati senantiasa menerima kritik dan masukan yang konstruktif. (jalu/teraskabar)






