Minggu, 1 Februari 2026
News  

Diinisiasi FPKB Sulteng, Seluruh Tokoh Agama dan Ormas Komitmen Ciptakan Pemilu Damai 2024

Diinisiasi FPKB Sulteng, Seluruh Tokoh Agama dan Ormas Komitmen Ciptakan Pemilu Damai 2024
FPKB Provinsi Sulteng menggelar Deklarasi Damai pada Jumat malam (15/12/2023), di salah satu tempat wisata di Kota Palu. Foto: Istimewa

Namun di satu sisi,  kemajemukan ini juga bisa menjadi ancaman bagi bangsa, sehingga perlu adanya sikap saling menjaga dan saling menghargai dengan menjaga persatuan sebagai satu bangsa dan satu tanah air.

“Untuk itu, melalui silaturahmi ini saya mengajak masyarakat untuk hidup berdampingan dalam kerukunan sehingga mampu mengatasi berbagai masalah yang bisa memecah belah bangsa,” ujar Gubernur melalui sambutan tertulis yang dibacakan Fahruddin Yambas, mantan Kepala Kesbangpol Provinsi Sulteng ini.

Para tokoh agama berkesempatan menyampaikan sikap terhadap deklarasi damai yang digagas oleh FPKB Sulteng. Di antaranya Dr. Sahran Raden selaku perwakilan dari Umat Islam. Ia mengapresiasi kegiatan ini karena semua tokoh agama dikumpulkan dalam satu bingkai kebersamaan. Terutama dalam kebersamaan menciptakan pemilu yang sejuk dan damai.

Baca juga: Bahasa Daerah Sedang Sakit, Balai Bahasa Sulteng Gelar Diseminasi Perlindungan Bahasa

”Sesuai ajaran Islam di dalam Alquran diajarkan komitmen keagamaan dan komitmen kebangsaan. Dengan komitmen ini umat Islam diajarkan untuk saling menghormati dan saling memuliakan dengan komitmen kebangsaan yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945,” ujar Sahran Raden yang juga adalah Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana NU Sulawesi Tengah.

Armin Tamalanga selaku tokoh Agama Kristen, menyampaikan apresiasi kepada FPKB yang telah menginisiasi dan menggagas kegiatan ini yang punya tujuan mulia.

FPKB menurutnya, telah menunjukkan hal yang sangat bernilai dan senantiasa menjaga nilai kebersamaan.

” Kami umat Kristiani berkomitmen untuk terus bekerjasama dan memperjuangkan nilai kebersamaan sebagaimana dalam ajaran Tuhan kami, Kasihilah sesama umat manusia seperti dirimu sendiri,” ujar Armin sembari menyampaikan terima kasih yang diberikan kepada umat Kristiani dalam menghadapi perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2024.

  Pemprov Sulteng Gelar Silahturahmi Rakyat Memeriahkan HUT ke 60 Tahun

Baca jugaUpaya Polri Ciptakan Mudik Sehat, Aman dan Lancar

“Dengan memberikan nilai kebebasan yang kami rasakan, kami merasakan nilai toleransi yang sangat luar biasa,” tambahnya seraya mengajak semua umat untuk bersama menjaga dan menciptakan pemilu damai di 2024.

Sedangkan dari tokoh agama Budha, Suyono juga menyampaikan terima kasihnya kepada FPKB Sulteng yang telah menginisiasi kegiatan deklarasi ini dengan mempersatukan seluruh umat beragama yang ada di Palu, tanpa memandang adanya perbedaan untuk duduk bersama dalam upaya menciptakan kedamaian dan keharmonisan antar umat menuju pemilu damai di 2024.

Hal yang sama juga disampaikan dari tokoh agama Hindu, Made Lungayasa. ” Kami dari Umat Hindu sangat berterima kasih kepada FPKB Sulteng, yang telah mengundang kami di acara yang sangat baik ini,” kata Made Lungayasa.

Sesuai ajaran Hindu, ada yang namanya dharma agama dan dharma negara. Dan sudah final bagi umat Hindu untuk menegakkan komitmen kebangsaan dan menjaga kedamaian diantara umat.

” Sehubungan dengan itu kami bisa melaksanakan kegiatan agama ketika ada kedamaian. Tentunya ini juga menjadi komitmen bagi kami untuk menciptakan pemilu damai,” kuncinya.***