Minggu, 25 Januari 2026
News  

DKP Sulteng dan SFPF Tandatangani RKT untuk Komoditi Perikanan Orientasi Ekspor

DKP Sulteng dan SFPF Tandatangani RKT untuk Komoditi Perikanan Orientasi Ekspor
DKP Provinsi Sulteng menandatangi RKT dengan SFPF periode 2023-2026 pada Selasa (4/4/2023) di kantor DKP Sulteng. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah menandatangi Rencana Kerja Tahunan (RKT) dengan Sustainable Fisheries Partnership Fondation (SFPF) periode 2023-2026 pada Selasa (4/4/2023) di kantor DKP Sulteng.

Kepala DKP Provinsi Sulteng Arif Latjuba, SE, M.Si menyambut baik inisiatif SFPF untuk memulai programnya di Sulawesi 3 Tengah yang ditandai dengan penandatangan RKT. Karena SFPF ini kata Arif Latjuba, merupakan lembaga NGO yang lebih awal sudah melaksanakan MOU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

“Kami menyambut baik kerjasama ini dan berharap pendampingan penangkapan ikan yang bersifat sustainable ini bisa mendukung kesejahteraan nelayan Sulteng khususnya di Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Kota Palu dan Donggala. Apalagi komoditi perikanan yakni oktopus (gurita) dan Lamadang (Mahi-mahi) ini bisa ditindaklanjuti yang berorientasi ekspor,” kata Arif Lajuba, Selasa (4/4/2023).

Baca jugaKarena Cuaca Buruk, Nelayan Hilang saat Mencari Gurita di Pulau Timpaus

Ia menjelaskan, kerjasama ini nantinya dapat mendukung harapan bersama untuk kesejahteraan nelayan dengan mebgakomodasi  hasil tangkapan nelayan.

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan SFP yang mana kerja sama ini dapat mendukung harapan kita bersama bahwa hasil tangkapan nelayan agar bisa lebih terakomodasi lebih baik sehingga dapat mendatangkan kesejahteraan bagi nelayan,” ujarnya.

Baca jugaMenolak Tandatangani Dana Hibah, Gubernur Sulteng: Masih Ada Bupati Feodal

Sebagai pemerintah lanjutnya, pihaknya juga berkomitmen akan tetap berada di garis depan dalam pendampingan kepada para nelayan untuk dapat beraktivitas, dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku.

  DKP Sulteng Tingkatkan Fasilitas Pelabuhan Perikanan di 5 Lokasi, Total Anggaran Rp58,86 M